Beranda SUARA WARGA

Pasutri Asal Tangerang Nekad Pulkam ke Cirebon Naik Motor Tua

1004

Jakarta, SUARA TANGSEL – Pemerintah Republik Indonesia menetapkan 1 Syawal 1443 H/2022 M jatuh pada hari Senin, 2 Mei 2022. Penetapan ini didasarkan pada keputusan sidang isbat yang dipimpin Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, di Kantor Kementerian Agama Jalan MH Thamrin No. 6, Jakarta Pusat, Minggu, 1 Mei 2022 lalu.

Momen Idul Fitri sejatinya menjadi saat yang dinanti-nanti oleh setiap umat muslim di seluruh Dunia, setelah satu bulan lamanya berpuasa. Dan libur panjang dimanfaatkan oleh kebanyakan orang untuk pulang ke kampung halaman untuk bertemu orang tua, keluarga dan kerabat.

Namun hal itu tidak berpengaruh oleh Pasangan Suami Istri (Pasutri) asal Balaraja, Kota Tangerang, Banten ini, pasalnya mereka baru melaksanakan pulang ke kampung halaman pada hari Senin, 30 Mei 2022.

Dari pantauan media Suaratangsel biro DKI Jakarta, tampak dari kejauhan sosok wanita tengah memohon pertolongan dari pengendara lain yang sedang melintas usai mengisi bahan bakar minyak (BBM) di Jalan DI. Panjaitan, Cipinang Besar Selatan, Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (2/6/2022) malam.

Belakangan diketahui sosok wanita tersebut bernama Aya Tusi Syifa (21) bersama suaminya Syahril (26) tengah kehabisan uang untuk Pulkam ke Sumber, Cirebon, Jawa Barat, kampung halaman orang tua Aya.

“Iya om, nama saya Aya Tusi Syifa, ini suami saya namanya Syahril. Kita kehabisan uang untuk isi bensin, uangnya habis buat benerin motor suami, kemarin motornya rusak masuk bengkel di daerah Cengkareng. Tiga hari kita di Cengkareng, sekarang mogok bensinnya abis om,” kata Aya kepada Wartawan.

Lebih lanjut Syahril bercerita awal mula dirinya bersama sang istri dengan kendaraan roda dua, bisa dibilang motor tua, berada di pintu keluar Pengisian BMM Jakarta Timur itu.

Ia menjelaskan bahwa, baru sekarang bisa mengantar ke kampung halaman orangtua Istrinya di Sumber, Cirebon, Jawa Barat.

“Iya om, mau silaturahmi ke rumah mertua di daerah Sumber, Cirebon, sekalian lebaran,” tutur Syahril.

“Adanya motor tua ini om, pengennya naik motor. Sekalian mampir-mampir ke rumah temen di Pantura,” tutup Syahril mengakhiri pembicaraan.

(fhm79)