Beranda TOP TANGSEL PEMKOT TANGSEL

Kelompok Tani Jahe di Lengkong Karya Mendapat Apresiasi dari Walikota Tangsel

610
Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany saat meninjau kelompok tani di RW 05, Lengkong Karya, Kecamatan Serpong Utara, Jumat (9/10).

Serpong, SUARA TANGSEL – Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany meninjau kelompok tani di RW 05, Lengkong Karya, Kecamatan Serpong Utara, Jumat (9/10). Kelompok tani tersebut menyiasati jumlah lahan yang terbatas dengan menanam jahe.

Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany sangat mengapresiasi kinerja petani ini. Dimana di tengah sulitnya peluang kerja, kelompok petani ini bisa berinovasi.

”Segala pekerjaan harus dilakukan dengan totalitas,” ujar Airin.

Sementara itu  Perwakilan Kelompok Petani Jahe Karya Muda, Heru menjelaskan bahwa jahe dipilih karena banyaknya masyarakat yang memang membutuhkan rempah-rempah ini. Apalagi di tengah wabah seperti ini, tentunya masyarakat sangat membutuhkan stamina untuk beraktivitas sehari-hari. Kemudian jahe juga memang menjadi salah satu kebutuhan pokok bahan masakan yang dicari.

”Dengan kondisi yang seperti ini, tentunya jahe sangat diminati karena mampu meningkatkan daya tahan tubuh juga,” kata Heru.

Heru juga menambahkan bahwa anggota kelompok ini terdiri dari enam anggota. Adapun tanamannya mencapai 1.000 batang. Dengan rincian satu pot berisi lima batang, yang akan dipanen dalam kurun waktu delapan bulan.

Kemudian dirinya juga menjelaskan bahwa target satu pot bisa mencapai 10 kilo. Sehingga jika ditotal dalam satu kali panen, petani bisa dapat mengumpulka 1,5 ton jahe. Nantinya jahe tersebut akan didistribusikan ke beberapa daerah yang memang sudah menjadi konsumen bagi pertanian ini.

”Kami melakukan pembagian tim. Jadi memang ada yang menanam, ada juga yang memang melakukan pemasaran,” ujar Heru.

Untuk proses penanamannya sendiri, Heru menjelaskan bahwa jahe merupakan jenis tumbuhan yang tidak banyak membutuhkan air. Kemudian untuk perawatannya pun tidak terlalu sulit, sehingga tidak perlu dilakukan setiap hari, hanya perlu dilakukan dua kali dalam satu minggu. Sehingga beban terhadap petani juga tidak terlalu besar.

Muhamad Deni