Beranda TOP TANGSEL PEMKOT TANGSEL

10 Tahun Airin- Ben, Sebanyak 1.275 Unit Rumah Tidak Layak Huni Telah Dibedah

1734
Walikota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany

Kota Tangsel, SUARA TANGSEL –  Lebih kurang 10 tahun sudah Airin Rachmi Diany dan Benyamin Davnie menjabat sebagai wali kota dan wakil wali kota Tangerang Selatan (Tangsel).  Selama kurun waktu tersebut banyak sudah yang dilakukan keduanya untuk kemakmuran dan kemajuan kota ini.

Usai pemekaran, dan lepas dari wilayah Kabupaten Tangerang sebagai induk semangnya Kota Tangsel terus melangkah maju jauh dan mencatat sejumlah prestasi dan apresiasi dari berbagai pihak, baik dari dalam negeri maupun manca negara.

Dan, dari sisi Indeks Pembangunan Manusia (IPM),  dengan 3 indikator utama, yaitu indikator kesehatan, tingkat pendidikan dan indikator ekonomi. Pengukuran ini menggunakan tiga dimensi dasar, yaitu: lamanya hidup, pengetahuan, dan standar hidup yang layak.

Di masa kepemimpinan wali kota Airin dan wakil wali kota Benyamin pula, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimta) kota ini, telah berhasil melakukan bedah rumah melalui program perbaikan rumah umum tidak layak huni (RUTLH) sebanyak 1.275 unit. Dan, untuk tahun ini ada 305 unit.

Kepala Bidang Perumahan pada Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimta) Yulia Rahmawati, menjelaskan, bahwa ada beberapa rumah yang tidak lolos persyaratan administrasi.

“Walaupun kita punya data base, usulan proposal tetap hrs melalui RT/RW diketahui  oleh lurah dan camat, baik melalui musrenbang, reses ataupun proposal langsung ke wali kota,” ungkap Yulia, Rabu (23/9)

Kepala Dinas Perkimta Ade Suprizal, menjelaskan bahwa ke depannya, program bedah rumah akan dilakukan dengan basis data yang ada, Disperkimta akan melakukan perbaikan terhadap rumah yang mengalami kerusakan. Jadi nantinya akan disinkronkan usulan musrenbang dari kelurahan ataupun kecamatan dengan basis data yang dimiliki.

”Jadi, tahun 2021, kami akan coba rubah polanya. Basis data ini yang akan kami sampaikan untuk kelurahan dan kecamatan,” kata dia yang menambahkan bahwa data yang akan diberikan sebelum musrenbang dilakukan.

Dia menambahkan bahwa pemerintah terus berupaya melakukan program ini secara berkala. Mengingat pada tahun 2018, Tangsel memiliki data base dengan hunian yang tidak layak sebanyak 2.484 unit. Sehingga pogram ini akan terus dilaksanakan agar masyarakat di Kota Tangsel bisa hidup sejahtera dengan hunian yang layak. (Adv)