Beranda TOPIK UTAMA POLITIK

PAC PPP Se-Tangsel Tuntut DPC PPP Terkait Bimtek Saksi Untuk Pilkada

1695

Pamulang, SUARA TANGSEL – Seluruh pengurus tingkat Kecamatan ( PAC ) PPP se-Tangsel mengruduk kator DPC PPP pada Jum’at (20/11) untuk menuntut janji pelaksanaan Bimtek saksi untuk salah satu calon Walikota Tangerang Selatan dari nomor urut 3 Benyamin Davnie dan Pilar Saga Ichsan.

Mereka menuntut karena mereka sudah melaksanakan tugas mencari dan mendata para orang-orang yang akan dijadikan saksi pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota nomor urut 3 yang nantinya ditugaskan untuk disetiap TPS yang ada di Tangsel, mereka juga sudah melakukan sebagai mana sesuai perintah pimpinan pengurus ditingkat DPC pada awal Bimtek ditingkat PAC dan Ranting yang telah dilaksanakan.

Agus Suhemi selaku ketua PAC Kecamatan Ciputat mengatakan bahwa dirinya merasa tidak enak kepada orang-orang yang sudah direkomendasikan untuk dijadikan saksi ditingkat TPS untuk Paslon nomor urut 3.

“Semua calon saksi selalu menyakan kepada saya, kapan akan dilaksanakannya bimtek untuk saksi yang selama ini sudah diumumkan jadwal pelaksanaannya. Dan juga sudah tersebar digroup saksi se-kecamatan Ciputat, yang mana jadwal tersebut di dapat dari pengurus DPC. Namun sampai saat ini pelaksanaan bimtek belum juga dilaksanakan, saya pun jadi bingung dan malu harus jawab apa kepada calon-calon saksi karena belum ada kejelasan yang pasti,” ucap Agus Suhemi.

Hal yang samapun dirasakan oleh ketua PAC Pamulang Naji Andespa yang selalu ditanyakan oleh ketua ranting dari kedua kelurahan Pamulang yang juga dipilih untuk menyiapkan orang untuk dijadikan saksi di Pilkada Tangsel. Karena menurutnya orang yang sudah direkomendasikan itu sudah sesuai data yang kongkrit.

Dan juga menurutnya untuk pendataan bakal saksi tidak hanya asal isi data saja, namun orang yang akan menjadi saksi harus benar-benar mempunyai KTP Tangael, dan dirinya pun sudah mendata sesuai KTP mereka masing-masing karena itu persyaratan yang harus sesuai dengan peraturan dari hasil bimtek ditingkat PAC dan ranting pada17-18 September 2020.

“Namun apa bila tidak ada kelanjutan untuk bimtek bagi para saksi yang sudah dijanjikan, saya akan menuntut kepada DPC PPP dan koalisi Partai pengusung untuk memberikan kejelasan kepada semua calon saksi, saya tidak mau nama baik saya tercemar karena sudah mengajak orang menjadi saksi namun semua tidak ada kejelasan,” tegas Najih

Rahman salah satu ketua PAC Kecamatan Serpong Utara yang merasa kecewa karena merasa malu kepada semua calon saksi yang sudah di datanya, dan dirinya pun selalu menjadi sasaran dan menjadi pertanyaan terus menerus oleh orang-orang yang sudah direkomendasikan untuk menjadi saksi.

“Kalau memang tidak siap untuk menyiapkan orang jadi saksi untuk disetiap TPS jangan menyuruh mencari orang-orang untuk dijadikan saksi kalau hanya cuma akan bikin malu dan capek doang, sama saja tidak menghargai kerja orang,” ujar Rahman ketua PAC Serpong Utara.

Jangan-jangan anggaran untuk Bimtek para saksi di makan oleh pengurus DPC,” sambungnya.

Sementara itu pengurus DPC PPP Tangsel Sarbini dan selaku sekretaris LO pemenangan pilkada Tangsel membenarkan semua pengurus PAC dan ranting yang ditugaskan mencari dan mendata saksi menuntut kejelasan tindaklanjut dari pengrekrutan saksi yang mereka sudah data sesuai data yang kongkrit.

“Ada 792 orang saksi yang sudah disiapkan dari semua kecamatan yang masing-masing tiap kecamatan mendata saksi dari dua kelurahan yang sudah ditentukan, sementara saya mendapat info dari ketua DPC Eeng sulaiman yang juga sebagai sekretaris koalisi partai pengusung belum mendapat informasi jelas dari team koalisi, sehingga mengalami kebuntuan untuk menindaklanjuti pelaksana Bimtek saksi dan sampai hari inipun masih belum jelas untuk masalah saksi sementara waktu pelaksanaan pilkada semangkin dekat,” pungkas Sarbini pengurus DPC PPP Tangsel.

Wartawan: Muhamad Deni/Ocit