Beranda BISNIS PELUANG USAHA

Berkunjung ke Dapur Dimsum Indonesia, Kadis Dinkop Tangsel Dorong Pelaku UMKM Naik Kelas

719
Kepala Dinas Koperasi (Dinkop) Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) kunjungi pabrik dapur dimsum Indonesia di jalan H. Rean, RT 06, RW 01 Benda Baru, Pamulang, Tangerang Selatan.

Tangerang Selatan, SUARA TANGSEL – Kepala Dinas Koperasi (Dinkop) Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) kunjungi pabrik dapur dimsum Indonesia di jalan H. Rean, RT 06, RW 01 Benda Baru, Pamulang, Tangerang Selatan.

Pada kunjungannya, Deden Deni, Kepala Dinas Koperasi dan Umkm tersebut juga meninjau produksi serta mendalami jenis usaha yang berbasis ke penguatan masyarakat wilayah.

“Ini sangat luar biasa, dalam situasi pandemi yang serba sulit untuk memasarkan produknya disini saya lihat usaha ini mampu bertahan. Karyawan yang di pekerjakan juga masyarakat sekitar, produksi dan pemasarannya cukup bagus. Ini sudah sangat bagus, kebutuhan bahan bakunya pun juga cukup besar mencapai 500 Kg gram ayam dalam sehari,” ungkap Deden

Ia juga menghimbau kepada pelaku usaha untuk melengkapi kekurangan legalitas. Menurutnya, sudah menjadi konsekuensi kemajuan, pelaku usaha menjaga produk dan kemasan harus sesuai dengan aturan main.

“Dalam situasi ini, kita ketahui bersama, saat ini kan umkm omzetnya menurun. Tapi ini, justru omzetnya malah bertambah. Ada beberapa catatan, usaha ini sudah maju, alangkah baiknya aspek legalitas di tingkatkan lagi. Sertifikasi juga mesti di perhatikan, karena ini menyangkut hidup orang banyak,” terangnya

Deden juga mendorong, dapur dimsum Indonesia dapat menjadi salah satu oleh-oleh khas Tangsel. Oleh sebab itu, ia meminta agar ke depan dapur dimsum dapat berkembang seperti tuntutan pasar.

“Iya, saya harap dapur dimsum ini dapat berkembang lagi. Karenanya, hal yang mencakup keselamatan kerja karyawannya mesti di perhatikan. Nantinya, dimsum ini akan kami ikut sertakan dalam kegiatan kami. Seperti pelatihan dan branding kemasan, promosi hingga hak paten produk ini. Dan ini akan menjadi makanan khas Tangsel,” ujarnya

Dikatakannya, ciri khas sebuah makanan tidak mesti berbeda dengan yang lain. Tetapi, makanan yang sama namun rasa dan racikan bumbu yang berbeda dapat menjadi makanan khas Tangsel lantaran produk tersebut di buat dan di kembangkan du Tangsel.

Sementara itu, Makmur, pemilik dapur dimsum Indonesia berterimakasih atas kunjungan kepala dinas koperasi dan UMKM Tangsel di tempatnya. Ia berharap, pemerintah daerah dapat mengembangkan usahanya yang ia rintis bersama istrinya.

“Saya berterimakasih kepada pak Deden. Pesan dari beliau sangat membantu kami. Saya tak pernah mengira usaha yang saya rintis akan sebesar ini. Seluruh persyaratan yang ia sampaikan akan kami lengkapi,” ucap Makmur kepada wartawan (20/9/2021)

Senada dengan Makmur, Murhasan Icang, ketua rukun tetangga (RT) dimana lokasi dimsum tersebut berada mengungkapkan, dirinya turut mendukung usaha dimsum tersebut. Karena, warga yang bekerja di sana merupakan warga setempat.

“Saya memberikan apresiasi kepada pak Makmur. Ia mau memberdayakan warga saya. Dimana hampir seluruh pekerjanya merupakan ibu-ibu rumah tangga. Apalagi saat ini dalam kondisi sulit pandemi. Alhamdullilah hingga saat ini warga saya masih di karyakan,” tandas RT Icang.

Mhd/Adt