Beranda HUKUM & PERISTIWA

Ditipu Investasi Bodong Uang Puluhan Juta Lenyap, Korban Lapor ke Polisi

1312

Jakarta, SUARA TANGSEL – Aksi penipuan melalui media elektronik atau akses ilegal yang mengatasnamakan Publik Figur (artis) kembali terjadi. Kali ini terjadi pada seorang model, pembawa acara, dan aktor Jevier Justin (JJ).

Presenter kondang JJ yang namanya disalahgunakan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab, diduga melakukan tindak pidana penipuan Investasi bodong melalui sebuah aplikasi layanan pengirim pesan instan multiplatform berbasis awan ‘Telegram’, peristiwa tersebut menimpa seorang wanita yang bekerja sebagai karyawan swasta, bernama Nita Kardina Faton (NKF) warga Jalan Cipinang Asam SMPN 275 Jakarta Timur. Karena dirinya tergiur dengan keuntungan investasi yang dijanjikan oleh pelaku.

Nita mengungkapkan bahwa berawal dirinya tiba-tiba ada dalam Telegram Group Investasi, yang diberi nama ‘Investasi Official Pluang’, kemudian diberi arahan untuk melakukan Investasi dengan mengirimkan sejumlah uang dengan cara mengirimkan melalui via transfer antar Bank yang berada tidak jauh dari rumah korban.

“Saya mentransfer uang sebesar Rp. 10.000.000,. ke salah satu rekening Bank swasta dan Rp. 550.000,.berikutnya ke akun ‘Dana’ pada tanggal 28 Agustus 2021. Sebelum mentransfer, NKF mengaku tergiur setelah di iming-imingi keuntungan sebesar 10 persen dari nilai investasi,” kata Nita panggilan akrabnya di Polda Metro Jaya usai membuat Laporan Polisi (LP), Sabtu (25/9/2021) sore.

Saat itu sambung Nita, dirinya dijanjikan dalam waktu 3 hari berturut – turut mendapatkan keuntungan 10 persen. Waktu itu juga ada yang meyakinkan dirinya dengan menelpon dan menyuruhnya untuk melakukan transfer.

“Lalu secara sadar saya mentransfer karena saya ingin dari investasi tersebut mendapatkan keuntungan lebih banyak, apalagi dimasa pandemi seperti ini, itulah yang membuat saya kecolongan,” ujar Nita.

Nita menambahkan, sebelumnya ia juga telah melaporkan ke pihak Bank prihal kejadian yang dialaminya, dan disarankan untuk menutup buku rekening, agar tidak disalahgunakan kembali. Selain itu, Nita juga disarankan untuk menindaklanjuti kasus tersebut ke Pihak yang berwajib yakni Polda Metro Jaya.

Diketahui, Berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP/B/4758/IX/2021/SPKT/POLDA METRO JAYA, Tanggal : 25 September 2021. Telah melaporkan Tindak Pidana, Pasal 28 ayat (1) jo Pasal  45 A ayat (1) dan atau Pasal 30 jo Pasal 46  UU RI No. 19 Tahun 2016 Tentang ITE. dan sudah memenuhi syarat-syarat, 3 orang saksi dan barang bukti (Print Out) tangkapan layar percakapan Telegram serta Aplikasi Tik-Tok.

“Saya memang memilih untuk sendiri melaporkan kasus ini ke Polda Metro Jaya, tidak meminta bantuan kepada pengacara, karena saya tidak mengharapkan uang kembali. Saya hanya ingin membuat efek jera kepada pelaku, mudah-mudahan tidak ada korban seperti saya lagi dengan mudahnya memberikan uang ke Investasi bodong. Saya mohon ini bisa ditindaklanjuti oleh polisi agar tidak ada korban lain,” pungkasnya.

Sementara itu, melalui akun Tik-Tok, Jevier Justin mengaku Telegram itu bukan miliknya. Ia meminta berhati-hati karena banyak orang yang tertipu dengan akun fake tersebut. Ia juga menyarankan agar korban segera melaporkan ke pihak berwajib.

fhm