Beranda HUKUM & PERISTIWA

Apes, Insinyur Pemakai Narkotika Digelandang ke Polsek Pamulang

657

Tangerang Selatan, SUARA TANGSEL – Apes, seorang bergelar insinyur yang berprofesi sebagai kontraktor berinisial AW (43) yang berdomisili di wilayah Kedaung, Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel) digelandang warga sekitar ke Polsek Pamulang karena menggunakan narkotika jenis sabu-sabu.

Di sekitar rumah terduga AW, warga Kedaung yang kebetulan seorang anggota kepolisian dari korp Brimob menemukan barang haram jenis sabu-sabu, pada Senin pagi (30/8/2021)

Iptu Iskandar, Kepala Unit Reskrim Polsek Pamulang saat di mintai keterangannya mengatakan, pemuda tersebut di serahkan warga karena kedapatan menyimpan dan mengkonsumsi narkotika jenis sabu-sabu.

“Iya, terduga pelaku masih di periksa. Ia pemakai, dan barang buktinya cuma sedikit. Yang bawa kesini itu adalah warga sekitar kemudian di serahkan kesini, dia (AW) di ketahui menggunakan narkotika seorang diri,” ungkap Iskandar kepada wartawan di halaman mapolsek Pamulang.

Dikatakannya, barang bukti yang berhasil di amankan dari sekitar halaman rumah terduga pelaku yakni sabu-sabu seberat 0,34 gram. Menurutnya, pihaknya masih terus mendalami perkara tersebut.

“Dari temuan barang yang di curigai dalam amplop coklat, disana di temukan alat hisap (bong) beserta sabu sabu yang di taruh dalam kotak rokok dengan berat 0,34 gram, sementara masih kita dalami,” terang Kanit

Terpisah, di tempat kejadian perkara, Rohmat (64) Ketua RT 01/RW 01 kelurahan Kedaung, Pamulang, Tangerang Selatan menjelaskan, ia mendapatkan laporan setelah warga lebih dulu ke TKP.

“Dapat laporan dari warga. Kebetulan saya tidak ada di tempat. Katanya ada yang nemu amplop coklat isinya narkoba. Kebetulan dia ini baru sekitar 7 bulan jadi warga saya. Dia tinggal dengan anak istrinya di sebuah kontrakan, intinya dia mengakui makai,” ucap Rohmat

Di ketahui berdasarkan informasi yang di himpun wartawan di lokasi kediamannya. Terduga (AW) pemakai sabu-sabu memiliki empat (4) orang anak yang masih kecil dan juga balita. Di bantu oleh seorang asisten rumah tangga (ART), hingga saat ini AW masih dalam pemeriksaan polisi polsek Pamulang.

(Mdn/Adt)