Beranda SUARA BANTEN KABUPATEN TANGERANG

Membandel, PT. Multi Sarana Sakti Diprotes Warga Perumahan Grand Puri Asih

602
Warga Perumahan Grand Puri Asih, Desa Kadu Jaya, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, lakukan aksi protes ke PT. Multi Sarana Sakti. Foto: Istimewa

Tangerang, SUARA TANGSEL – Warga penghuni Perumahan Grand Puri Asih, Desa Kadu Jaya, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang mengeluhkan dan memprotes suara bising dan asap yang keluar dari pabrik besi PT. Multi Sarana Sakti.

Warga Perumahan Grand Puri Asih merasa sangat terganggu dengan adanya suara bising dan asap dari pabrik besi tersebut. Terutama terkait kesehatan, ketenangan dan kenyamanan, kata salah satu warga.

Suratmin Ketua RT di Perumahan Grand Puri Asih, mengatakan, dirinya beserta warga akan terus berjuang menuntut hak normatif. Karena kami, warga Perumahan Grand Puri Asih ingin hidup sehat, tenang dan nyaman.

Hingga sekarang pihak perusahaan tidak menunjukkan adanya ittikad baik. Pihak Managemen PT. Multi Sarana Sakti tetap membiarkan suara bising dan asap beterbangan sehingga rumah warga cepat kotor.

“Saya akan terus berjuang untuk membantu warga, agar pihak perusahan segera memperbaiki pabriknya,” kata Suratmin kepada wartawan, Senin (3/8/20).

Suratmin menambahkan, adapun yang paling utama dikeluhkan masyarakat yaitu polusi udara, Air, dan pembangunan penambahan gedung baru yang sangat berdekatan dengan perumahan, pagar pabrik yang numpang dengan pagar perumahan, dan tidak adanya dana CSR.

“Saya sudah melakukan berbagai upaya seperti melayangkan surat protes dan menyampaikan pendapat Tgl 12 Oktober 2019 (tidak ada kesepakatan). Tanggal 6 Juli Mediasi di Desa , tapi perusahaan juga tidak datang. Pihak perusahaan terlalu banyak janji tapi tidak ditepati,” paparnya.

Di tempat terpisah, Ridwan, Ketua Pemuda Kadu Jaya, mengatakan, kami sangat prihatin dengan warga Perumahan Grand Puri Asih. Disamping terdengar suara bising dari pabrik peleburan besi juga banyak debu asap yang beterbangan sampai ke dinding kaca maupun lantai.

“Saya berharap PT. Multi Sarana Sakti segera memperbaiki cerobong asap dan memasang peredam suara agar tidak terdengar ke warga,” paparnya.

Ridwan menambahkan, segala upaya sudah sering dilakukan oleh warga Perumahan Grand Puri Asih. Pihak perusahaan juga sudah dipanggil pihak Desa Kadu Jaya untuk dilakukan audensi dengan warga. Hingga tiga kali desa menggeluarkan surat pemanggilan namun tidak diindahkan.

“Pihak Desa Kadu Jaya sudah tiga kali melayangkan surat pemanggilan ke perusahaan, namun tidak ditanggapi. Sehingga warga kecewa dan spontan melakuan aksi demo ke PT. Multi Sarana Sakti,” pungkasnya.

Wartawan: Deni

Editor: Iskandar P Hadi