Beranda PROFIL PROFIL TOKOH

Siapa Sosok “Ema” Yang Begitu Melegenda di STM/SMEA SASMITA JAYA PAMULANG

3765
foto : Dukungan dari Alumni Sasmita Jaya Pamulang terus mengalir kepada Sang Legenda yang sedang berjuang melawan sakitnya

PAMULANG, Suaratangsel.com – Rumah sang Legenda hidup bagi siswa Sasmita jaya yang berada di Pamulang, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus di datangi silih berganti oleh para Alumni Sasmita Jaya.

Kedatangan para Alumni tersebut adalah sebagai bentuk kecintaan mereka terhadap sang Legenda. Selain itu juga untuk memberikan semangat kepada Sang Legenda yang sedang berjuang melawan penyakit AMELOBLASTOMA atau Tumor Jinak Odonto Genik yang sedang di alami oleh dirinya.

Sosok Legenda hidup yang dimaksud adalah seorang wanita yang biasa akrab di sapa dengan panggilan (Ema). Sosok yang memang sudah tidak asing lagi terdengar di telinga bagi para siswa lulusan Sasmita Jaya.

” Bagi yang pernah sekolah di Sasmita Jaya, siapa sih yang tidak kenal (Ema) pasti semua kenal,” ujar salah satu Alumni kepada Wartawan Jum’at (7/2/2020).

Diketahui, sosok wanita yang akrab di sapa (Ema) ini adalah seorang pemilik warung nasi yang lokasinya pun tidak begitu jauh dari Gedung Sekolah Sasmita Jaya. sehingga warungnya pun kerap di jadikan tempat berkumpulnya para siswa di saat jam istirahat maupun jam pulang sekolah.

Menurut cerita, selain baik (Ema) juga begitu sayang dan perhatian terhadap siswa Sasmita seperti dirinya menyayangi anaknya sendiri. Hal ini sangat terlihat dari kedekatan dan keakrabannya kepada para siswa setiap harinya.

Hadi salah satu Alumni mengatakan, sesekali (Ema) juga suka menghibur kami dengan canda dan tawanya hingga membuat kami semua tertawa. Karena kebaikannya, canda dan tawanya lah sosok beliau akan selalu kami ingat dan akan menjadi Legenda bagi kami khususnya para lulusan Sasmita Jaya.

Banyak nasehat yang kami terima dan banyak cerita juga yang kami dapat dari beliau. Kami juga sudah menganggap beliau sebagai orang tua kedua bagi kami.

” Ema begitu perhatian banget dengan kami, kami di anggap sudah seperti keluarganya sendiri, sulit bagi kami untuk melupakan sosok Ema,” papar Hadi.

” Kami semua mendoakan agar Ema diberikan kesehatan, panjang umur, agar bisa beraktivitas seperti biasanya. Dan kami juga para Alumni Sasmita Jaya akan terus menjalin silaturahmi agar tetap terjaga tali persaudaraan diantara satu dengan yang lainnya, ” tutup Hadi.

Wartawan : Muhamad Deni

Editor : Iskandar P Hadi