Beranda TOP TANGSEL

Pemkot Tangsel Targetkan Silpa APBD 2016 Nol Rupiah

180
Silpa APBD 2016 Nol

Ciputat, SUARA TANGSEL – Berdasarkan data dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), dana sisa lebih perhitungan anggaran atau yang dikenal dengan istilah Silpa dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2015 mencapai angka Rp 756 miliar, hal itu tentunya berdampak pada banyak program Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang terbengkalai dan meleset dari target pencapaiannya.

Karenaya, Pemerintah Kota tengah berupaya untuk menekan Silpa ini dengan berbagai cara, salah satunya dengan cara penandatanganan fakta integritas, perjanjian kinerja, time table dari para kepala SKPD sebagaimana yang dilakukan kemarin, Kamis (28/1) dalam Rapim SKPD yang berlangsung di Ruang Rapat, Lantai 1, Gedung Pusat Pemerintahan Kota, Jalan Raya Pamulang II, Ciputat, Tangsel.

“Silpa yang begitu besar di tahun lalu semoga tidak terulang lagi di tahun ini, meski hal itu tidak mungkin, tapi kita targetkan Silpa tahun ini nol,” kata Wakil Walikota Benyamin Davnie kepada wartawan usai Rapim SKPD, Kamis (28/1).

Mengendapnya sisa anggaran itu disebabkan oleh berbagai faktor, salah satunya adalah proyek gagal lelang yang ada di beberapa Dinas, diantranya di Dinas Tata Kota Bangunan dan Pemukiman (DTKBP) sebesar Rp.210 miliar, selebihnya dana Silpa terbanyak berasal dari Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Alam (DBMSDA), Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan dan Dinas lainnya.

Menurut Benyamin Silpa APBD 2015 itu tidak diendapkan di bank untuk waktu lama, karena sebulan kemudian dana itu sudah digunakan kembali sebagai cadangan pembiayaan pada APBD 2016.

Diharapkan, dengan penandatangan tiga dokumen penting yang ditandatangani 30 kepala SKPD termasuk para Camat sebagai kepala SKPD juga dapat meningkatkan kinerja dan profesionalisme dalam merealisasikan berbagai program kerja yang telah dianggarkan dalam APBD 2016 .

“Yang terpenting dari itu semua adalah, pembinaan dan pengawasan terhadap semua SKPD, karena itu bersama Inspektorat dan Tim Anggaran akan terus melakukan monitoring apa yang sudah mereka lakukan, “ kata pria yang akrab disapa Pak Ben kepada suaratangsel.com.

Ia pun menambahkan bahwa target dari apa yang dilakukan dengan penandatangan tiga dokumen penting Kamis kemarin adalah, agar program-program kerja yang direncanakan dan dibiayai APBD 2016 itu dapat terlaksana dengan tepat waktu, tepat kualitas dan tepat manfaat. (hendra)