Beranda SUARA BANTEN KABUPATEN LEBAK

Wow, TKI Asal Lebak Kirim Uang Rp120 Miliar

5128
TKI Kirim Uang

Lebak, SUARA TANGSEL — Pengiriman uang tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Kabupaten Lebak, Banten sepanjang 2015 mencapai Rp 120 miliar melalui jasa pengiriman Western Union yang dikelola PT Pos Indonesia.

“Pengiriman uang TKI itu jika diakumulasikan rata-rata Rp 10 miliar per bulan,” kata Supervisor Layanan PT Pos Indonesia Kantor Pos Lebak, Dede Imam di Lebak, Minggu (17/1).

Sebagian besar TKI Lebak itu bekerja di Timur Tengah dan Malaysia.

Pengiriman uang TKI itu tentu dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat, katanya.

Selain itu, uang yang dikirim juga membantu program pemerintah dengan adanya peningkatan kesejahteraan, terutama di kampung-kampung para TKI dengan turut meningkatkan ekonomi keluarga.

“Kami yakin pengiriman uang TKI dipastikan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” katanya.

Sutinah (35), keluarga TKI warga Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak mengaku bahwa ia menerima kiriman uang sebesar Rp 15 juta dari orang tuanya yang bekerja di Arab Saudi.

Keluarganya itu bekerja selama lima tahun dan belum mudik ke kampung halaman, katanya.

“Kami terbantu ekonomi keluarga dari pengiriman adiknya yang bekerja di luar negeri itu,” katanya.

Begitu juga Ahmad (20), warga Kecamatan Cipanas Kabupaten Lebak mengaku dirinya setiap bulan menerima pengiriman uang dari orang tuanya yang bekerja di Arab Saudi sekitar Rp 7 juta.

Orang tuanya bernama Suryadi sudah selama 15 tahun bekerja di luar negeri sebagai sopir truk pengangkut barang.

“Kami merasa terbantu pengiriman uang itu untuk membangun rumah serta biaya pendidikan,” katanya.

Kepala Bidang Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Dinas Tenaga Kerja dan Sosial Kabupaten Lebak Suprapto mengatakan, TKI Lebak yang bekerja di luar negeri kebanyakan ke Timur Tengah sebagai penata rumah tangga, pengemudi, dan pegawai hotel.

“Kami terus memantau dan mengawasi para TKI agar tidak menjadi korban penyiksaan maupun tidak digaji oleh majikan,” katanya. (ant)