Beranda BUDAYA UNIK

Unik, Warga Pamekasan Lakukan Ritual Minta Hujan dengan Bergulat

355

Unik, SUARA TANGSEL — Ada tradisi unik yang dilakukan warga dari beberapa desa di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, mereka berkumpul di lapangan bukan untuk salat istiqo, salat untuk minta hujan karena kemarau yang panjang. Tapi, berbondong-bondong mereka datang untuk menonton dan mengikuti tradisi gulat minta hujan yang biasa disebut dengan tradisi ‘okol’.

Tradisi okol kembali digelar di sebuah tanah lapang di Desa Plakpak, Kecamatan Pagantenan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, Jumat, 23 Oktober 2015.

Rosidi yang juga salah satu panitia Okol menuturkan para peserta gulat akan dipilih secara acak dari kalangan penonton yang hadir.

“Harus laki-laki dan postur tubuhnya juga harus sama,” kata Rosidi kepada wartawan, Jumat, (23/10).

Setelah mendapatkan pegulat yang seimbang dan mulai masuk ke arena, kedua peserta harus saling berpegangan tangan dengan kuda-kuda siap untuk saling mendorong. Menurut Rosidi, peserta yang jatuh terlebih dahulu, dan ditandai dengan adanya debu dipunggung akan dinyatakan kalah. Sedangkan bila peserta jatuh miring dianggap draw.

“Yang menang akan diberi hadiah kaos,” ujar Rosidi.

Setelah bergulat agar tidak muncul dendam di antara peserta, lanjut Rosidi, seusai pertandingan para peserta langsung diminta bersalaman karena selain merupakan tradisi meminta hujan, okol juga ajang untuk silahturahmi bagi setiap warga antar desa.

“Setiap tahun selalu kami gelar tradisi Okol ini, agar lestari,” ungkap Rosidi.

Rosidi menuturkan tradisi ini konon bermula dari pekerlahian warga saat memperebutkan air bersih. Beberapa hari setelah perkelahian itu, hujanpun turun di lokasi perkelahian. (*/bes)

Editor : AF Hanafi