Beranda PENDIDIKAN

UMN dan Swinburne University Beri Bimbingan TIK Guru dan Siswa SDN Cihuni

526

Gading Serpong, SUARA TANGSEL  – Berdasarkan data konfrensi guru di tahun 2014 disebutkan bahwa perkembangan teknologi informasi dan komunikasi  (TIK) yang begitu pesat tidaklah sebanding dengan pemanfaatanya oleh para guru di sekolah.

Hal ini karena sebagian bersar dari mereka belum terbiasa menggunakan internet dan slide saat presentasi dalam mengajar, sehingga efesiensi waktu belajar tidak  dapat dimaksimalkan untuk diskusi dan menganalisis.

Jika, TIK dapat dipahami dengan baik, maka akan dapat memberikan banyak manfaat dan kemudahan bagi guru dan siswa dalam proses belajar mengajar.

Kaitannya dengan masalah ini, Dekan Fakultas Teknik dan Informatika UMN, Kansiun Karyono menjelaskan  Universitas Multimedia Nusantara (UNM) sebagai universitas yang memiliki keunggul di bidang TIK,  saat ini mahasiwa Fakultas Teknik dan Iformatika UNM berkolaborasi dengan 7 mahasiswa dari Swinburne University of Technology Australia sedang membuat program yang dapat mendukung proses belajar mengajar di SDN Cihuni II Serpong, program ini diberi nama New Colombo Plan, Rabu (27/7).

“Lewat program ini mahasiswa UMN dan Swinburne Uiversity ingin meningkatkan awareness dan pemahaman guru serta para siswa SD Cihuni II terhadap TIK dalam proses belajar mengajar. Sementara itu, untuk para guru mahasiswa akan mengajarkan penggunaan TIK dalam membuat konten pembelajaran yang menarik menggunakan Ms.Exel, Power Point, Adobe Photoshop dan program lainnya,” terangnya.

Ia juga menambahkan di sisis lain siswa kelas IV-VI juga dapat diajaarkan secara lebih menarik program-program yang lebih mudah dipakai. Selain itu, siswa juga akan diajarkan program bahasa inggris.

“Kami  berharap melalui program  ini awareness masyarakat terhadap dunia TIK dapat lebih meningkat, dan dapat  menambah wawasan mereka secara global,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Continuing Education Departmen Officer UMN, Fina menjelaskan  bahwa kolaborasi ini selain ke sekolah juga akan merambah ke pemerintahan daerah, yakni  di tingkat kelurahan, diantaranya dengan mengembangkan website yang dapat memberi informasi mengenai kelurahan Curug Sangereng secara lengkap.

“Masih dalam kolaborasi ini, program yang kami pilih memang yang lebih sederhana untuk para siswa SD II Cihuni, yaitu pengenalan Microsoft world,  paint dan lain lain. Sementara untuk para Guru kami memberikan program pelatihan yang sesuai. Kami juga memberikan pelatihan di pemerintahan pada tingkat kelurahan atau desa dalam pembuatan website, dan maitenennya sendiri akan dibantu oleh tiga mahasiswa yang akan turut serta dalam program TIK ini,” ungkapnya.

Aleksawdar Manev dari Swinburne University Technology mengatakan selama di Indonesia ia  telah membantu beberapa kelurahan dan beberapa sekolah dalam program komputer sederhana dan melatih logika para siswa termasuk mengajarkan mereka untuk memanfaatan Google sebagai media dan sarana belajar.

” Untuk pertamakainya UMN dan Swinburne University berkerja sama dalam membantu dan berbagi pengalaman kepada siswa SD di Indonesia agar  dapat memiliki kemampuan dalam pemanfaatan TIK,” kata Aleksawdar.

Kerjasama UMN dan Swinburne University ini tidak hanya terjalin melalui kegiatan sosial semata, namun kerjasama ini juga dilakukan melalui Dual Degree International  Programe, dimana dalam kegiatan tersebut mahasiswa UMN akan mendapatkan sertifikasi Java sekaligus dua gelar yaitu Sarjana Komputer ( S.Kom) dari UMN dan Bachelor of IT (BIT ) dari Swinburne.

(Hendra)