Beranda TOPIK UTAMA POLITIK

Tokoh Muda Yang Bermutu dan Berkualitas Harus Diberikan Ruang di Tangsel

543
Pilkada 2020 | Foto : Istimewa

TANGERANG SELATAN, Suaratangsel – Jelang Pilkada 2020 mendatang, suhu politik di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) semakin menghangat. Belakangan tersiar kabar bahwa Partai Golkar mendatangkan Putra Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah, Pilar Saga Ichsan sebagai bakal calon walikota.

Menanggapi hal tersebut, Sekjen DPD Partai Golkar Kota Tangsel Abdul Rasyid menyatakan didalam politik, semua orang baik kader ataupun dari kalangan bukan kader memiliki potensi yang sama, tergantung pada mekanisme partai itu sendiri, termasuk salah satunya Partai Golkar.

“Tetapi ada mekanismenya sebelum keputusan itu (Penunjukan Pilar Saga Ichsan) diambil, ini kita baru selesai Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda). (Partai Golkar) Ini kan organisasi besar ada mekanisme dan aturan main. Mekanismenya yang diambil itulah yang menjadi keputusan partai, ketika partai tidak memutuskan, wajib seluruh kader untuk menjalankan,” kata Abdul Rasyid kepada wartawan, Rabu (5/2/2020) malam.

Melihat fenomena tersebut, salah seorang tokoh muda Kota Tangsel yang juga mencalonkan diri sebagai walikota, Tomi Patria menganggap bahwa ‘diimport’nya Pilar Saga Ichsan sebagai calon dari Partai Golkar, membuat partai tersebut ‘meremehkan’ kualitas pemuda di Tangsel.

“Di Tangsel ini banyak tokoh muda yang lebih bermutu, lebih berkualitas. Itulah makanya, pemuda dan pemudi di Tangsel perlu diberi ruang,” kata Tomi, Kamis (6/2/2020).

“Mulai dari akademisi, enterpreneur muda, sampai kepada pemuda yang cerdas sekalipun ada di Kota Tangsel. Kenapa harus mendatangkan pemuda dari luar Tangsel, yang menurut saya belum tentu dia (Pilar Saga Ichsan) mengerti situasi dan kondisi budaya serta adat istiadat masyarakat Tangsel,” tandasnya.

Wartawan : Muhamad Deni

Editor : Iskandar P Hadi