Beranda SUARA BANTEN KOTA TANGSEL

Tidak Mengindahkan Himbauan Staf Kelurahan, Warga Terus Berdesakan Demi Mendapatkan BST

1121
Pengambilan Bantuan Sosial Tunai di Balai Warga RT 01/05 Kampung Dongkal, Pondok Jagung Timur, Serpong Utara, Tangerang Selatan pada Selasa (12/1). Foto: Muhamad Deni

Serpong Utara, SUARA TANGSEL– Staf Kelurahan Pondok Jagung Timur tidak henti-hentinya memberikan himbauan melalui pengeras suara kepada warga untuk selalu menerapkan protokol kesehatan (Prokes) dengan menjaga jarak, namun warga tidak mengindahkan peringatan tersebut dan tetap berkerumun berdesakan tanpa memperdulikan jaga jarak.

“Ibu-ibu, Bapak-bapak, jaga jaraknya, protokol kesehatannya harus dipatuhi, karena kondisi saat ini sedang Covid-19,” himbauan staf kelurahan lewat pengeras suara.

Peristiwa ini terjadi saat pengambilan Bantuan Sosial Tunai (BST) bagi warga yang terdampak Covid-19 sebesar 300 ribu rupiah, yang berlokasi di Balai Warga, Kampung Dongkal RT 01/05, Kelurahan Pondok Jagung Timur, Serpong Utara, Tangerang Selatan (Tangsel) pada Selasa (12/1).

Warga rela mengantri dan berkerumun demi mendapatkan bantuan sosial tunai di Balai Warga RT 01/05 Kampung Dongkal, Pondok Jagung Timur, Serpong Utara, Tangerang Selatan. Foto: Muhamad Deni.

Sekertaris Kelurahan (Sekel) Kelurahan Pondok Jagung Timur M Furqon menjelaskan, bahwa untuk tahap pengambilan BST di Kelurahan Pondok Jagung Timur ini tidak hanya terfokus di satu lokasi saja, namun dibagi menjadi tiga lokasi.

Untuk lokasi pertama pengambilan BST di fokuskan di kantor Kelurahan Pondok Jagung Timur dengan jumlah 500 KK, untuk lokasi kedua yaitu di Balai Warga Kampung Dongkal RT 01/05 dengan jumlah yang sama yaitu 500 KK, sedangkan untuk lokasi ketiga yang berlokasi di Sekolah Dasar (SD) Pondok Jagung Timur dengan jumlah 456 KK.

“Jadi untuk total keseluruhan warga yang mendapatkan bantuan sosial tunai kali ini berjumlah 1.456 KK,” jelasnya.

Ia juga mengatakan, pembagian lokasi untuk pengambilan BST yang dilakukan ini bertujuan untuk mengantisipasi membludaknya warga yang bisa menimbulkan kerumunan pada saat pengambilan BST, sehingga nantinya bisa berdampak pada penularan Covid-19.

“Pembagian BST ini kita lakukan di tiga lokasi yang berbeda sebagai bentuk antisipasi membludaknya warga yang datang mengambil batuan tunai tersebut, karena kalau hanya difokuskan di satu lokasi saja dikhawatirkan terjadi kerumunan warga,” jelas Sekel.

Wahdiat, warga Kampung Dongkal RT 04/05 mengatakan, bahwa dirinya merasa senang dengan ada bantuan BST ini, karena bisa sedikit meringankan beban pada saat Pandemi Covid-19 seperti saat ini. Namun ia juga menyayangkan dengan adanya penumpukan warga yang ingin mengambil bantuan tersebut, karena dikhawatirkan bisa menimbulkan penularan Covid-19.

“Senang si, tapi sayangnya harus mengantri panjang, dan harus berdesakan untuk mendapatkan bantuan tersebut,” ujar Wahdiat.

Pantauan Suaratangsel.com untuk pengambilan BST di Kantor Kelurahan Pondok Jagung Timur, berjalan aman dan tertib dengan menerapkan protokol kesehatan. Penumpukan dan saling berdesakan sesama warga hanya terjadi di Balai Warga RW 05 Kampung Dongkal. (**)