Beranda HUKUM & PERISTIWA

Tersangka Kasus Narkoba Nia Ramadhani-Ardi Bakrie, GANNAS Bersurat ke Komisi VIII DPR RI, Ini Jawaban I Komang Koheri

741

Jakarta, SUARA TANGSEL – I Komang Koheri selaku Anggota DPR RI Komisi VIII, menjawab surat yang di sampaikan oleh Organisasi Masyarakat (Ormas) penggiat anti narkoba Gerakan Anti Narkoba Nasional (GANNAS).

Dirinya menyampaikan beberapa hal, yakni yang pertama memberikan apresiasi perhatian kepada organisasi GANNAS, sebagai organisasi yang peduli kepada Bangsa dan Negara ini, yang konsen di bidang anti narkoba dan justru melihat dari sisi kemanusiaan tentang masa depan dari pada korban ketiga anak Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie.

Kemudian yang kedua sambung I Komang Koheri, kita Komisi VIII DPR RI mendukung GANNAS dan mengharapkan kepada seluruh institusi baik dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia KPAI) serta juga Kementrian Sosial (Kemensos) RI dirjen Resos, ini sejatinya kita mesti melihat dari sisi kemanusiaan, bahwa ketiga anak dari Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie masih dibawah umur.

“Ini adalah momentum bahwa kita berfikir ketika ada anak bangsa terkena kasus narkoba dan selama dia bukan pengedar atau bandar, namun sebagai korban penyalahgunaan narkoba, sebaiknya kita usulkan untuk di Rehabilitasi,” ujar I Komang Koheri saat dihubungi, Minggu (11/7/2021).

Saya setuju lanjut I Komang Koheri atas surat yang disampaikan kepada Komisi VIII DPR RI mengenai faktor psikis ketiga anak dari Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie, dan kami memberikan apresiasi kepada GANNAS. Negara pun sudah menyiapkan itu semua seperti adanya Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) adanya juga beberapa institusi seperti Badan Narkotika Nasional (BNN) yang mempunyai tempat Rehabilitasi, selama dia bukan Bandar atau Pengedar dan saya rasa kalau orang tersebut baru pertama atau dua kali tertangkap karena memakai Narkoba, karena ini kan korban dari penyalahgunaan, saya kira masih wajar kita rujuk untuk di Rehabilitasi, kecuali sudah kali ke tiga itu wajib dihukum, tandas I Komang Koheri.

Saya akan berkoordinasi dengan pimpinan dari komisi VIII terkait surat yang GANNAS sampaikan kepada kami, kita juga akan mengusulkan untuk memanggil Kementrian PPPA, KPAI dan Institusi Polri. Semestinya kita harus bekerja sama untuk memperhatikan Selamatkan Anak Indonesia (SAI) dari bahaya Narkoba, katanya.

Kami juga Komisi VIII DPR RI memiliki selogan Selamatkan Anak Indonesia (SAI) dari bahaya Narkoba, sehingga kami menyampaikan juga agar Bapak Presiden RI Joko widodo mendukung tentang momentum Selamatkan Anak Indonesia (SAI) dari bahaya Narkoba, tutup I Komang Koheri.

Fahmy