Beranda BISNIS

Terpaksa, ASN Jajakan Kue Kering

141
Afdal Umar di Pameran Pesta Rakyat Serua pada perayaan HUT Kota Tangsel Ke-10 dan Kelurahan Serua Ke-90, Loftvilles City, Serua Ciputat, Minggu, 25/11/2018. Foto: Iskandar P Hadi

Ciputat, SUARA TANGSEL – Menjadi seorang pegawai negeri sipil sepertinya jadi kesenangan dan kebanggaan tersendiri bagi sebagian orang. Bisa mengabdikan diri kepada negara dan memberikan kontribusi positif bagi negara tercinta memang jadi keinginan banyak orang.

Namun demikian tidak semua orang bisa menikmati kebanggaan menjadi seorang pegawai negeri sipil atau PNS. Banyak yang mampu menapaki karirnya dengan mulus, namun tidak sedikit pula yang tertatih-tatih, bahkan ada pula yang stagnan cukup lama dalam menapaki karirnya sebagai pegawai negeri sipil.

Jadi jangan heran apabila perjalanan kehidupan seorang aparatus sipil negara tidak selamanya mulus. Banyak pegawai negeri sipil yang kehidupan ekonominya tertatih-tatih, meski dalam jiwanya tertanam kebanggaan sebagai abdi negara.

Sering kita temui aparatur sipil negara (ASN) yang terpaksa kerja nyambi, diluar tugasnya sebagai pegawai negeri sipil (PNS). Ada yang nyambi menjadi tukang ojek, taxi online, hingga berdagang kue. Semua mereka lakukan untuk menutupi kebutuhan rumah tangganya yang tidak terpenuhi hanya dengan gaji pegawai negeri.

Afdal Umar adalah salah satu contoh PNS yang dengan terpaksa harus nyambi berjualan kue kering demi memenuhi kebutuhan keluarga, tanpa sungkan-sungkan, ia mengatakan kepada Suaratangsel.com, di acara Pesta Rakyat Serua dalam Perayaan HUT Kota Tangsel Ke-10 dan HUT Kelurahan Serua Ke-90, di Loftvilles City Serua-Ciputat, Minggu, 25/11/2018. Anak-anak saya yang tengah beranjak remaja membutuhkan biaya yang tidak sedikit untuk kebutuhan sehari-hari dan untuk keperluan sekolahnya, sambungnya.

“Terpaksa saya harus menjajakan kue kering ke kantor-kantor dinas dan ke kantor pemerintah lainnya,” kata Afdal, begitu ia biasa disapa.

Tentu saja saya tidak melakukannya sendiri, karena saya tetap harus menjalankan tugas saya sebagai pegawai negeri. Tapi istri saya yang menjalankannya dan saya hanya membantu saja, kata pelaksana di Badan Kesbangpolinmas Kota Tangerang Selatan ini.

“Tugas saya sebagai ASN tetap saya jalankan dengan penuh tanggung jawab, sesuai dengan sumpah/janji saya ketika diangkat sebagai pegawai negeri sipil. Salah satu sumpah dan janji saya adalah bahwa saya, akan mentaati segala peraturan perundang-undangan yang berlaku dan melaksanakan tugas kedinasan yang dipercayakan kepada saya dengan penuh pengabdian, kesadaran dan tanggung jawab,” paparnya.

Pangkat dan golongan saya, IIIc tidak menjadi ukuran bagi saya. Dan saya selalu ingat petuah Walikota Tangerang Selatan Hj. Airin Rachmi Diany, SH., MH., bahwa, jabatan adalah amanah. “Selaku aparatur sipil negara jabatan bukan merupakan hak, namun bersedia ditempatkan dimanapun, dan di posisi apapun, penugasan berasal dari organisasi, organisasi yang menentukan, bahkan tidak ada ruang untuk tawar menawar,” kata Afdal, mengingat petuah walikota.

Saya tetap enjoy meski saya masih pelaksana di Kesbangpolinmas, dan saya sangat bersukur punya istri yang tidak menuntut, sabar, dan mau bekerja keras, pungkas PNS yang masih tinggal di rumah kontrakan ini.