Beranda TOP TANGSEL

Tergerus Hujan, Jembatan Penghubung di Kademangan – Serpong Tangsel Ambruk

291
Jembatan Ambruk

Tangsel, SUARA TANGSEL – Jembatan penghubung dua pemukiman di Kelurahan Kademangan dengan Pesona Serpong ambruk.  Salah satu penyebabnya karena tergerus derasnya air hujan yang terus mengguyur wiyalah Tangerang Selatan (Tangsel) dalam sepekan terakhir.

Jembatan dengan bentang 18,5 x 9,6 Meter itu jebol pada Jumat 5 Mei 2017 malam, beberapa sisinya mengalami retak dan patahan berat. Dari segi kontruksi, harusnya jembatan yang dibangun oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangsel terbilang masih kokoh, karena baru di bangun beberapa tahun lalu menggunakan anggaran tahun 2014 lalu.

“Iya memang dibangun tahun 2014 kemarin, tapi masih kita kaji seperti apa, saat itu saya belum menjabat disini (BPBD), harusnya masih kuat dan bagus,” jelas Kepala BPBD Tangsel, Chairudin, Minggu (7/5/2017).

Namun anehnya, sejak tahun 2016 warga sekitar sudah mengeluhkan kondisi jembatan, hingga memberikan informasi kepada Dinas Pekerjaan Umum (PU) Tangsel serta mengusulkan agar dilakukan perbaikan jembatan tersebut. Kini untuk sementara, Dinas Pekerjaan Umum Kota Tangsel tengah membangun jalan alternatif bagi akses warga pada kedua wilayah tersebut. Sambil menunggu proses lelang perbaikan jembatan yang diperkirakan rampung akhir bulan ini.

“Jalan alternatif Pesona Serpong yang akan ditangani Dinas PU hanya sebagai akses sementara, sambil menunggu proses pekerjaan jembatan yang roboh selesai seratus persen. Kalau proses lelang lancar, diperkirakan pertengahan bulan Juni baru bisa dimulai perbaikannya,” tutur Retno Prawati, Kadis PU Tangsel saat di konfirmasi terpisah.

Akses menuju jembatan yang roboh telah ditutup garis polisi, masyarakat sekitar pun harus rela berputar arah melalui jalan lain. Namun setidaknya, saat ini ada upaya yang tengah dikerjakan oleh pemerintah daerah melalui dinas PU untuk membuat jalan alternatif bagi warga, dengan rincian panjang sekira 150 meter dan lebar sekira 4 meter. “Tim kami telah melakukan penanganan sementara (jalan alternatif), dengan memberi agregat, kemungkinan paling lambat Selasa besok baru di hotmix,” imbuh Retno. (H3n)