Home / TOPIK UTAMA / Tangsel Raih Predikat WTP dengan Catatan
Airin WTP

Tangsel Raih Predikat WTP dengan Catatan

Serang, SUARA TANGSEL – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kembali meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan 2017, yang diberikan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Banten, Serang, Senin (28/5).

Menurut anggota V BPK RI Isma Yatun, berdasarkan pemeriksaan yang telah dilakukan BPK atas laporan keuangan Pemkot Tangsel tahun 2017, termasuk implementasi atas rencana aksi yang telah dilaksanakan, maka BPK memberikan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) atas laporan keuangan Tangsel.

Atas opini WTP ini, Isma mengatakan Tangsel telah mempertahankan opini WTP sebagaimana pada 2016. Prestasi ini, menurutnya, juga harus menjadi momentum untuk mendorong terciptanya akuntabilitas dan transparansi keuangan daerah.

Namun, meski meraih predikat WTP, BPK masih memberikan catatan terkait permasalahan pengelolaan aset.

“Ada perbaikan pengelolaan keuangan yang dilakukan masing-masing daerah. Tahun sebelumnya, sebagian besar Pemkot masih menyusun laporan keuangan secara manual. Tapi, pada 2017 hampir seluruh pemda melakukan laporan dengan sistem aplikasi,” kata Isma Yatun.

Sementara, Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany, menyampaikan rasa syukurnya atas predikat WTP yang diberikan BPK atas laporan keuangan pemerintahan yang dipimpinnya . “Ini merupakan predikat ke enam yang diraih Pemkot Tangsel, dalam pengelolaan keuangan daerah,”katanya.

Airin pun mengucapkan terima kasih atas pencapaian predikat ini. “Atas pencapaian ini, sudah sepatutnya kita mengucapkan alhamdulillah. Pada hakikatnya ini merupakan hasil kerja keras semua pihak. Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kerja sama dari semuanya”. ungkapnya.

Sementara itu Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Tangsel, Warman Syahnudin, mengungkapkan predikat ini untuk ke enam kalinya yang diraih Tangsel.” Alhamdulillah dalam pengelolaan keuangan, Tangsel bisa menyajikan laporan LKPD, yang telah diaudit oleh BPK perwakilan Banten,”ungkapnya.

Dan dari penyajian laporan tersebut, sudah menggunakan neraca berbasis acrual seperti yang dimintakan dalam peraturan pemerintah tentang standar akuntansi pemerintah (SAP). (lika/rls)

Check Also

Kurun Waktu Empat Hari Sudah Terjadi Tiga Kasus Pencabulan yang Terungkap di Kota Tangsel

Serpong, Suara Tangsel – Kepolisian Resor (Polres) Metro Tangerang Selatan (Tangsel) kembali mengungkap tiga kasus ...

suaratangsel.com