Beranda TOPIK UTAMA NASIONAL

Tangsel Masuk Dalam Zona Merah Airin Rachmi Diany Meminta Proses Polres Segera Dipercepat

159

Pondok Cabe, suaratangsel.com,- Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan, Tangerang Selatan (Tangsel), Banten masuk dalam area zona merah atau bahaya kelompok separatis atau radikal di Tanah Air. Oleh karena itu, dia mengimbau kepada seluruh pemerintah daerah di Indonesia, mencermati setiap gelagat atau pergerakan kelompok separatis garis keras.
“Tangsel masuk area zona merah (bahaya),” ujar Tjahjo usai membuka Kejuaraan Nasional Karate Piala Mendagri di Universitas Terbuka Pondok Cabe Ilir, Kecamatan Pamulang, Banten, Rabu (25/3/2015).

Meningkatnya angka kriminalitas dan ancaman masuknya serta penyebaran jaringan gerakan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) ke wilayah Kota Tangerang Selatan, membuat Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menilai daerah itu masuk dalam zona merah atau rawan. Dia menyatakan beberapa daerah penyangga Jakarta, seperti Bogor, Depok, dan Bekasi juga tergolong rentan.

Tjahjo mengatakan, selain Tangerang Selatan, ada beberapa daerah yang juga dikategorikan sama yaitu Bekasi, Solo, dan Karang Anyar. Namun, tidak menutup kemungkinan di daerah lain di Indonesia juga ada kelompok serupa.

“Seperti halnya Bogor, Depok, dan Bekasi. Tangerang Selatan juga termasuk dalam zona merah,” kata Tjahjo Kumolo usai menghadiri pengukuhan Ketua Federasi Olahraga Karateka Indonesia (Forki), di gedung serbaguna Universitas Terbuka, Pondok Cabe Ilir, Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Rabu (25/3). “Intinya kami meminta kepada seluruh pemerintah daerah untuk mencermati setiap gelagat perkembangan, dinamika yang ada,” ujar Tjahjo.

Sementara ditempat yang sama Hj Airin Rachmi Diany mengatakan ” Zona Merah menjadi pusat perhatian nasional , dan ada sisi positifnya, kita berterima kasih karena tidak hanya tugas dan tanggung jawab pemerintah daerah saja, tentunya juga menjadi tanggung jawab pemerintah provinsi dan pusat serta kepada pihak pemangku kepentingan, manakala BNPT hadir saat men sosialisasikan tentang jaringan gerakan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) ke wilayah Kota Tangerang Selatan, Pemkot langsung menginstruksikan di setiap Kecamatan untuk men sosialisasikan nya “.

Saat dikonfirmasi soal kerawanan wilayah, Wali Kota Tangerang Selatan Hj. Airin Rachmidiany mengatakan ” “Perihal Polres sudah disetujui, nantinya kita akan serahkan kembali ke Polda, polda sudah menyetujui dalam pembangunan polres Tangsel , persoalan lahan masih dalam proses, tinggal menunggu saja”.[] Hnf/ Hendra jaya

EDITOR : Hendra jaya/ AF.Hanafi