Beranda PILKADA 2017

Spanduk Calon Nomor Urut 3 Dicorat Coret, Juru Bicara Airin : Ini adalah Upaya Provokasi Kepada Pendukung Airin – Ben

186

Ciputat, SUARA TANGSEL – Hari H pencoblosan Pilwalkot Tangerang Selatan (Tangsel) 2015, sudah semakin dekat. Berbagai strategi  untuk memenangkan pertarungan di Pilwalkot oleh masing-masing paslon semakin gencar dilakukan.  Simpati dan dukungan dari berbagai elemen masyarakat terus mengalir. Lalu, siapakah pemengannya?

Tak ada yang bisa memastikannya sebelum hari H pencoblosan, 9 Desember 2015 digelar.

Sementara itu, pasangan calon petahana Airin Rachmi Diany – Benyamin Davnie terus ‘dibuli’ sekelompok orang yang tak menghendaki keduanya kembali terpilih menjadi pemimpin di kota Tangsel, kota cerdas, moder dan religius.

Kali ini spanduk pasangan calon petahana Airin – Ben dicorat-coret oleh tangan jahil yang sengaja merusak suasana Pilwalkot Tangsel, spanduk tersebut ditulisi dengan cat pilox bertuliskan ajakan jangan memilih pasangan nomor urut 3 ini.

Menurut keterangan juru bicara Airin- Ben, Sonny Majid ada dua buah spanduk bergambar Airin-Benyamin yang dirusak oleh orang yang tidak bertanggunjawab tersebut dengan tulisan yang sama, yakni memojokan pasangan petahana Airin – Ben.  Pertama, spanduk yang terbentang di Pertigaan Perigi, Kecamatan Pondok Aren.

Kedua, spanduk yang terpasang di depan tempat rekreasi Tanah Tingal, Kecamatan Ciputat.  Spanduk itu dicoret dengan cat pilox. Isi coretannya masih sama dengan coretan di Pertigaan Perigi, yang juga bertuliskan berupa ajakan tak memilih Airin-Benyamin.

Juru bicara Airin- Ben Sonny Majid, sangat menyayangkan adanya cara-cara kotor dan tak terpuji berupa mencorat-coret alat peraga kampanye, perbuatan tersebut merupakan bentuk pendidikan politik yang licik dan tidak beretika.

“Sebenarnya politik itu juga bisa menghasilkan kebaikan akan tetapi ada yang menjadikan politik itu “terkesan kotor” adalah karena para pemain politik itu sendiri. Bukan Keilmuannya.”.

“Ini sudah menjadi tindakan atau perbuatan yang telah merusak tatanan demokrasi yang harusnya semua pihak ikut terlibat menciptakan Pilwalkot santun dan damai di Kota Tangerang Selatan ini,” jelas Sonny.

sepanduk petahana dicoret

Juru bicara Airin- Ben Sonny Majid bersama tim sukse Airin-Benyamin selalu menghimbau kepada semua pihak tim sukses Partai Pengusung, jaringan maupun simpul-simpul relawan agar tidak terprovokasi dan tetap mengedepankan politik santun.

Sonny Majid kembali menegaskan,  pihaknya bakal melaporkan aksi perbuatan perusakan terhadap alat peraga kampanye tersebut ke Panwaslu.

“Spanduk tersebut dibuat oleh KPU Tangsel. Dan pembuatan spanduk juga merupakan perintah UU dan diatur dalam PKPU No 7 tahun 2015, dengan demikian keberadaan spanduk dan pengawasannya menjadi tanggung jawab penyelenggara Pilkada.”

Maka penyelenggara Pilwalkot harus bertindak cepat untuk mencari pelaku pencoretan di atas spanduk pasangan calon kami,” ujar Sonny

Menanggapi akasi corat coret alat peraga kampanye (APK) yang bergambar Airin – Benyamin tersebut, Anggota Panwaslu Kota Tangsel, Muhammad Acep mengatakan bila memang tim Airin-Benyamin melaporkan perusakan APK itu, pihaknya siap menerima dan menindaklanjutinya.

Acep juga menyarankan ada baiknya juga tim melaporkannya ke aparat kepolisian, sebab melakukan perusakan alat peraga kampanye terdapat unsur pidana .

“Spanduk ini kan milik serta aset negara, yang menggunakan anggaran KPU. Jelas ini bentuk pengerusakan terhadap fasilitas negara, maka itu ada unsur pidana di dalamnya, karena perbuatan tersebut jelas sudah bisa masuk ke ranah hukum,” tegasnya. (*/Hmz)