Home / SUARA BANTEN / KABUPATEN TANGERANG / Sering Dimarahi, Siswa SMK di Tangerang Nekat Bacok Gurunya
Ilustrasi

Sering Dimarahi, Siswa SMK di Tangerang Nekat Bacok Gurunya

Tangerang, SUARA TANGSEL – AFP siswa SMK Darussalam, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang rupanya menyimpan dendam kepada ibu gurunya di sekolah.

AFF mengaku kesal dan dendam kepada gurunya karena sering dimarahi di sekolah, bahkan di hadapan teman-temannya sendiri. Sehingga ia nekat membacok ibu gurunya.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Irman Sugema menyampaikan, saat ini tersangka AFP sudah ditangkap dan langsung mengakui seluruh perbuatannya.

“Tersangka langsung dibekuk di rumahnya. Di saat itu juga, tersangka mengakui perbuatannya. Dari keterangan sementara, AFP mengaku tega menyerang gurunya karena kesal dan dendam sudah sering dimarahi, di hadapan teman-temannya karena sering telat masuk sekolah dan malas-malasan saat belajar di kelas,” ujar Kapolres, Rabu (7/10/2015).

Sementara, Muryana, 23, guru SMK Darussalam, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, yang menjadi korban pembacokan muridnya sendiri, masih dirawat secara intensif di Ciputra Hospital, Citra Raya.

“Korban Muryana tampak masih kritis setelah dapat lima bacokan. Kalau ibunya (Trihartati) yang kebetulan tinggal dengan Muryana sudah membaik, dia kena dua bacokan,” kata Irman.

Awal ceritanya, AFP secara diam-diam menyerang Muryana dengan mendatangi rumahnya saat tengah malam. Sebelumnya, AFP sudah menyiapkan golok dapur yang dibawanya dari rumah untuk menyerang Muryana.

Namun, saat beraksi, AFP ketahuan oleh Trihartati sehingga murid laki-laki tersebut ikut menyerang Trihartati. Peristiwa penyerangan oleh AFP sekitar pukul 00.45 WIB. Setelah menyerang guru dan ibunya, AFP langsung kabur menuju rumahnya.

Tidak lama setelah itu, Trihartati meminta tolong kepada warga sekitar dan melaporkan hal tersebut kepada Polsek Panongan. Awalnya, peristiwa itu dilaporkan sebagai dugaan pencurian dengan kekerasan. Tetapi, setelah diperiksa lebih lanjut, tidak ada barang yang hilang. Polisi belakangan baru tahu kalau yang menyerang kedua korban adalah muridnya sendiri. (*/bes/afi/trs)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Check Also

BPPKB Banten DPAC Cikupa

BPPKB Banten DPAC Cikupa Galang Dana untuk Korban Banjir Bandang Lebak – Pandeglang

Kabupaten Tangerang, SUARA TANGSEL  – Mengenakan baju seragam khasnya hitam-hitam, ormas BPPKB (Badan Pembinaan Potensi ...

suaratangsel.com