Home / TOPIK UTAMA / POLITIK / Rekaman Menteri Sudutkan Presiden, Tidak Ganggu Kinerja Kabinet

Rekaman Menteri Sudutkan Presiden, Tidak Ganggu Kinerja Kabinet

Jakarta, SUARA TANGSEL –  Deputy  IV Bidang Komunikasi Politik Kantor Staf Presiden RI Eko Sulistyo memastikan bahwa beredarnya rekaman pernyataan menteri yang diduga sudutkan presiden  tidak pengaruhi kinerja kabinet.

“ Apalagi, rekaman itu dikait-kaitkan untuk mendorong reshuffle Kabinet Kerja secepatnya. Tidak terpengaruh,  kalau itu berkembang di luar apalagi menyangkut reshuffle ya itu jadi tidak baik. Presiden kan menerima, menyerap,” kata  Eko Sulistyo usai diskusi bertajuk ‘Trisakti Macet, Apakah Reshuffle Jalan Keluarnya’ di kantor Komite Pimpinan Pusat Partai Rakyat Demokratik (PRD), Jalan Tebet Dalam IIG, Jakarta, Rabu (8/7).

Eko Sulistyo mengaku belum memiliki rekaman itu,  rekaman itu baru diketahui lewat media sosial.

“Alangkah baiknya kalau itu dikemas, dikomunikasikan dengan Presiden dalam bentuk fakta yang sudah terklarifikasi bahwa itu bukan rekaman palsu, bukan  dubbing atau semacamnya,” harapnya.

meski isi rekaman yang beredar belakangan benar terbukti suara menteri di Kabinet Kerja namun disampaikan tidak dengan baik. Yakni hanya mengandalkan media sosial untuk membeberkan ke muka publik.

“Mau beberapa menteri atau pejabat intinya adalah pola komunikasi yang seperti itu menyampaikan di luar, menurut saya kurang bagus,” tandas Eko.

Sebelumnya, dikabarkan  sejak 3 Juni lalu, beredar pernyataan seorang menteri yang menyinggung reshuffle kabinet. Dugaan pihak yang melontarkan pernyataan itu mengerucut pada satu nama yakni Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini M. Soemarno. Namun Rini membantah.

Berikut transkrip rekaman pernyataan dengan durasi total 15 menit yang juga menyebar di kalangan media massa. “Kalau memang saya harus dicopot, silakan! Yang penting presiden bisa tunjukan apa kesalahan saya dan jelaskan bahwa atas kesalahan itu, saya pantas dicopot! Belum tentu juga Presiden ngerti, apa tugas saya. Wong Presiden juga nggak ngerti apa-apa!”.

Jokowi Belum Ditopang Menteri Yang  Mengerti Trisakti

Ditempat  yang sama, anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Masinton Pasaribu, menyebut Presiden Jokowi saat ini belum ditopang oleh para Menterinya untuk melaksanakan progam. Bahkan, mantan Ketua Repdem menuding masih ditemukan Menteri yang tak paham dengan konsep trisakti atau Nawacita.

“Masyarakat belum merasakan adanya perubahan bahkan banyak kebijakan-kebijakan pemerintah yang justru memberatkan masyarakat. Ada beberapa Menterinya yang memang seharusnya diganti, walaupun itu memang hak preogratif Presiden,” kata Masinton.

Masinton juga menyoroti fenomena kesalahan penulisan singkatan ‘BIN’ yang seharusnya Badan Intelijen Negara menjadi Badan Intelijen Nasional. Kata dia, kesalahan itu kembali diulangi oleh dalam lingkungan Istana.(gun)

Check Also

Bang Teguh

Pengamat UIN: Pemerintahan Jokowi Tdak Akan Gentar Hadapi Tekanan China Soal Laut Natuna Utara

Jakarta, SUARA TANGSEL  – Pengamat hubungan internasional dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, ...

suaratangsel.com