Home / TOP TANGSEL / DPRD TANGSEL / Ratu Chumairoh Noor Nilai Pansel Sekda Tidak Netral dan Transparan

Ratu Chumairoh Noor Nilai Pansel Sekda Tidak Netral dan Transparan

Setu, SUARA TANGSEL — Mundurnya Ali Samson Pane sebagai Anggota Panitia Seleksi (Pansel) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) membuat Pansel Sekda “mati suri”. Pasalnya hingga saat ini Pansel belum dapat merampungkan tugas-tugasnya dengan alasan masih sulit mencari pengganti Ali Samson yang mengundurkan diri dari tim Pansel tersebut.

Meski demikian, Wakil Walikota Benyamin Davnie mengatakan, pihaknya akan terus berupaya mencari pengganti pria yang juga menjabat sebagai anggota Forum CSR itu.

Menanggapi masalah ini, Anggota DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel)  Fraksi PADI, Ratu Chumairoh Noor, saat ditemui di ruang kerjanya di DPRD Kota Tangsel, pada Rabu, (13/05) mengatakan bahwa, Pansel Sekda yang sudah terbentuk belum netral, tidak transparan dan capable atau mampu menjalankan tugasnya.

Menurutnya, hingga saat ini Pansel tidak pernah memberikan penjelasan atau keterangan tertulis kepada Komisi I DPRD tentang kendala yang mereka hadapi.

“Kenapa kami tidak dilibatkan dan tidak dapat pemberitahuan secara tertulis?. Peran kami kan sudah jelas, bahwa komisi I DPRD mempunyai keterkaitan tugas dalam pengawasan terhadap Pemerintah Daerah, seharusnya mereka berkonsultasi dengan DPRD tentang masalah yang mereka hadapi,” ungkapnya.

Chumairoh pun menyayangkan kenapa Komisi I DPRD Kota Tangsel tidak dilibatkan dalam urusan Pansel Sekda yang menurutnya tidak transparan dan netral ini.

“Kenapa kami bilang tidak transparan dan netral, karena kami hanya mengetahui masalah Pansel Sekda tersebut melalui media massa saja, sangat disayangkan, tidak ada pemberitahuan resmi secara tertulis kepada kami,” tandas Ratu, Anggota Komisi I DPRD Kota Tangsel ini.
“Jadi, sebetulnya yang kami inginkan adalah komunikasi yang baik antara eksekutif dan legislatif, karena keterkaitan kerja dari keduanya sangat kuat, dan DPRD dalam hal ini mempunyai peran check and balances. Bila tidak netral dan transparan, kami berhak menegur. Menganggap mereka tidak netral dan transparan terhadap permasalahan yang ada di pemerintahan,” tambah Ratu Chumairoh.
Ia pun kebambali bertanya dan menegaskan bahwa, saat ada rapat kerja dengan Komisi I DPRD kenapa Sekda tidak pernah hadir? Padahal, Sekda mempunyai keterkaitan khusus bermitra dengan Komisi I DPRD Tangsel yang menangani masalah pemerintahan, tanya Ratu Chumairoh.
“Seharusnya Pansel Sekda bersikap netral, karena baik buruknya Kota Tangsel salah satunya karena peran Sekda.  Karena Sekda mempunyai peranan penting dalam mengawal proses perubahan dengan cara melakukan gerakan reformasi birokrasi. Sekda perlu menata birokrasi dengan mewujudkan pelayanan prima, supaya harapan masyarakat untuk hidup lebih baik tercapai, dan mereka  bisa merasakan keberadaan pemerintah,” tutur Anggota DPRD Kota Tangsel, Dapil 3 Pamulang ini.
Selain itu, tambah Chumairoh Noor, akuntabilitas kinerja Sekda perlu diperhatikan demi terwujudnya pemerintah yang lebih berdayaguna, bersih, dan bertanggung jawab”. pungkas Ratu Chumairoh. [] jmc
Editor /Redaktur : Hendra Jaya/Ridwan Saleh
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Check Also

Ditanya soal rekomendasinya kepada Harvest, Ketua Komisi III DPRD Kota Tangsel, berkelit

Ciputat, SUARA TANGSEL – Ketua Komisi III DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Amar, yang juga ...

suaratangsel.com