Beranda BUDAYA

Puncak Pemilihan Perempuan Kartini Merah Putih Indonesia, Angelica Theresia: No it is Not

1083

Jakarta, SUARA TANGSEL – Dalam rangka memperingati hari Kartini 21 April 2021 lalu, dan juga bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2021. Dewan Pimpinan Nasional (DEPINAS) Gerakan Perempuan Merah Putih Indonesia (GPMPI) mengadakan pemilihan dan seleksi kecerdasan Perempuan Kartini Merah Putih Indonesia, bertempat di Rarampa Kulinary Jl. Mahakam II Nomor. 1 Bulungan, Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (1/6/2021).

DEPINAS GPMPI mengadakan acara tersebut bertujuan untuk mencari dan memilih Kartini-Kartini dimasa Milenial yang cerdas, cakap dan tangguh, sebagai perempuan merah putih Indonesia.

Seleksi awal sudah dilaksanakan secara online para peserta mengirim Curiculum Vite dan video berdurasi singkat kepada panitia, sejak bulan April yang lalu.

Ada 8 orang yang berhasil masuk ke babak Final diantara nya adalah. Adelaine Thesalonika Lapian (22) asal Tangerang, Mellysa Rebecca Wilhelmina Potong (24) asal Manado, Nur Aisyah Koirani Jorinka Putri (15) asal Bekasi, Eugenia Angelica Theresia Rembet (18) asal Tangerang, Alannys Zefanya Kambey (17) asal Jakarta, Syifa Rachima (16) asal Depok, Rachel Naftali Sumual (17) asal Depok, Zefanya Nadine (23) asal Manado.

Setelah melalui tahap penjurian di babak Final hari ini, maka terpilih sebagai pemenang, dari 8 Finalis pemilihan dan seleksi kecerdasan Perempuan Kartini Merah Putih Indonesia, terpilih menjadi Juara ke 1 adalah Eugenia Angelica Theresia Rembet (18) asal Tangerang, Juara ke 2 Adelaine Thesalonika Lapian (22) asal Tangerang, Juara ke 3 Zefanya Nadine (23) asal Manado, juara Favorit Rachel Naftali Sumual (17) asal Depok.

Para pemenang mendapatkan Piala, Piagam dan tabungan dari Bank serta dari Sponsor.

Ketua Umum GPMPI DR. Siti Hadijah, D.MIN, DTH, usai acara menerangkan, bahwa acara hari ini yang pertama dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila 1 juni 2021 dan yang kedua pemilihan dan seleksi Perempuan Kartini Merah Putih Indonesia tahun 2021.

“Untuk membangkitkan kembali emansipasi wanita, supaya wanita Indonesia semakin bangkit untuk Indonesia maju dan juga Indonesia mengalami suatu perubahan dan selanjutnya supaya Dunia juga terbuka tentang emansipasi wanita itu penting,” ucap Siti.

Kedepan sambung Siti, akan ada acara seperti ini, karena kami juga siapkan piala bergilir, sehingga setiap tahun dari generasi ke generasi mereka ada semangat kembali.

Harapannya supaya mereka lebih cerdas lagi, mereka lebih mengerti peranan wanita itu penting.

Para peserta yang sudah mendapatkan juara atau yang tidak juara mereka akan di rekrut masuk dalam suatu gerakan perempuan merah putih Indonesia dan next mereka akan menjadi panitia.

“Kita akan sebarkan diseluruh Indonesia, rencana tanggal 28-29 Agustus 2021 ulang tahun GPMPI, 31 Agustus 2021 kami rencananya ada seminar langsung juga ada webinar nya tentang Aku Anak Indonesia Siap Pemimpin Perempuan Dengan Hati,” tutup Siti.

Juara pertama yakni, Eugenia Angelica Theresia Rembet (18) atau akrab disapa Angel mengatakan, sejujurnya ia tidak menyangka dan bener-bener tidak mengespek apapun, tapi memang dirinya sangat tertarik dengan nilai-nilai yang kartini sudah berikan kepada semua wanita-wanita di Indonesia khusus nya, untuk jangan pernah menyerah dan jangan pernah takut untuk bermimpi.

“Kalau buat aku sendiri, kuncinya adalah jangan pernah takut untuk jadi diri sendiri, jangan pernah takut dengan orang lain, jangan pernah terpengaruh karena kalau kita tengok kiri kanan suka goyah sendiri, jadi tetap dengan pendirian sendiri dan harus percaya diri,” tegasnya.

Harapannya kedepan, semoga melalui dirinya pribadi sendiri juga bisa membantu wanita-wanita Indonesia di sekelilingnya.

“mungkin yang dari lingkup kecil aja, saya mau mencoba menerapkan di kehidupan keseharian saya, untuk wanita jangan pernah takut mengekpresikan diri mereka dan jangan pernah mau kalau ada orang bilang kalau kita (wanita) tuh ga bisa apa apa, ga bisa lebih dari cowok “No it is Not” jadi kita tetap selalu berani menjadi diri sendiri dan tetap selalu berkarya meskipun di masa pandemi ini,” pungkas Angel.

Fahmy