Beranda TOPIK UTAMA NASIONAL

Program PKH Kementerian Sosial Belum Dirasakan Masyarakat

57
0
Endang Srikarti Handayani, Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi Partai Golkar Dapil Jawa Tengah V

Jakarta, SUARA TANGSEL – Anggota Komisi  VIII  DPR RI Fraksi Partai Golkar Dapil Jawa Tengah V, Endang Srikarti Handayani mengatakan,  Program Keluarga Harapan (PKH) dari Kementrian Sosial memang sudah bergulir sejak tahun 2007.  Namun, program tersebut, apakah sudah dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Karena kenyataannya masih banyak masyarakat yang belum menerima manfaat dari program tersebut.

“Memang PKH sudah ada sejak tahun 2007. Tapi apakah program ini sudah dapat dirasakan oleh masyarakat, karena kenyataannya masih banyak yang belum merasakan manfaatnya,” ujar Endang Srikarti Handayani saat diwawancarai Indonesia Network  setelah Rapat Dengar Pendapat dengan Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial dari Kementian Sosial, Selasa (21/4/2015).

Menurut Endang Srikarti Handayani, PKH memang sudah ada sejak tahun 2007, sehingga kalau dihitung sampai sekarang sudah delapan tahun lamanya. Tapi, mengapa masih banyak masyarakat yang belum terakomodir oleh program tersebut. Masyarakat di Indonesia masih banyak yang miskin, anak-anak masih banyak yang belum sekolah, dan perhatian kepada ibu hamil serta anak-anak yang pra sekolah yang tidak bisa dibantu oleh dana rumah tangga. Oleh karena itu, Fraksi Partai Golkar yang ada di Komisi VIII DPR RI sangat mendukung PKH yang tentunya program tersebut harus bisa menuntaskan kemiskinan di Negara kita.

“Fraksi Partai Golkar sangat mendukung PKH. Namun, program tersebut harus tepat sasaran dan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Jangan percayakan data-data hanya dari BPS saja, tapi hendaknya dengan data-data yang melibatkan pemerintah daerah setempat, agar data-data itu menjadi akurat nantinya,” katanya.

Endang menambahkan, data-data akurat itu dapat diperoleh dengan berkoordinasi sama Lurah,  Posyandu serta melibatkan PKK dari desa. Jangan data-data itu dari kabupaten, karena belum tentu akurat .

Selain itu, Endang menjelaskan, harapan Komisi VIII DPR RI, dengan program melalui PKH Kementrian Sosial agar bisa terserap oleh masyarakat. Kerena dengan anggaran besar itu, masyarakat sangat mengaharapkannya.

“Harapan saya selaku anggota Komisi VIII DPR RI, agra dana itu bisa terserap dan tepat sasaran. Karena anggaran besar itu sangat diharapkan oleh masyarakat,” jelasnya.

Terkait dengan ditemukan adanya upaya atau oknum yang mempersulit program PKH tersebut, kata Endang, kami Fraksi Partai Golkar meminta agar Kementrian Sosial turun tangan kelapangan untuk menyelesaikannya dan menindak tegas oknum tersebut.

“Kementerian Sosial harus turun kelapangan untuk menyelesaikan persoalan ini. Dan menindak tegas oknum tersebut,” pungkasnya. (oktavip/gun )

 

Editor/Redaktur: Ridwan Saleh