Beranda ILMU & TEKNOLOGI

PP-IPTEK, Kemerinstekdikti dan Scince Center Gelar Kongres ASCI Ke-3

321
kongser-ke-3-asci

Serpong, SUARA TANGSEL – Pusat Peragaan Ilmu Pengetahuan Tehknologi (PP-IPTEK), Kementerian Riset Teknologi, dan Pendidikan Tinggu (Kemenristekdikti) bersama Science Center di Indonesia akan mengadakan Kongres Asosiasi Science Center Indonesia (Asci) tahun 2016, pada 3-6 Oktober di Hotel Grand Zuri Serpong, Tangerang Selatan.

Asci merupakan lembaga yang menaungi science center yang berada diseluruh Indonesia, tujuannya sendiri ialah sebagai wadah untuk menjalin kerjasama dan komunikasi antar Science Center, perintisan Science Center daerah, serta mengembangkan networking dengan berbagai stakeholders baik dalam maupub luar negeri, dalam upaya memajukan Science Center Indonesia.

“Kongres ini merupakan kongres ketiga Asci, tujuannya ialah untuk menghimpun pusat-pusat science di daerah yang tugasnya sebagai penyambung tangan kita dari pusat sebagai mana kita ketahui science center sendiri diketuai oleh PP-IPTEK, di bawah koordinasi Kemenristekdikti guna membudayakan IPTEK terutama kepada para pelajar, sehingga dapat terbentuk generasi-generasi muda yang paham dan berbudaya IPTEK” ujar Zufan Adrinaldi selaku Kepala Bagian Perencanaan Dirjen Penguatan Inovasi Kemenristekdikti, Senin (3/10).

Dibentuk pada 29 Agustus 2013, dideklarasikan di PP-IPTEK Jakarta, hingga saat ini ada sekitar 18 Science Center di seluruh Indonesia. Kongres Asci ke- 3 ini dibuka secara resmi oleh Direktur Jendral Penguatan Inovasi Kemeristekdikti Dr. Ir. Jumain Appe, M.Si dan dihadiri oleh Pejabat Pegawai PP-IPTEK Kemenristekdikti, Perwakilan dari 18 Science Center di Seluruh Indonesia, serta perwakilan dari industri teknologi digital.

Berdasarkan informasi dari penyelenggara Kongres Asci, salah satu agenda yang akan dibahas dalam Kongres tesebut ialah membahas peningkatan pelayanan Science Center melalui pengembangan alat- alat peraga berdasarkan isu-isu yang dibutuhkan, sharing pertukaran alat peraga, membangun jaringan kemitraan, dan hal-hal yang dibutuhkan pengunjung atau masyarakat, serta merumuskan upaya-upaya strategi yang akan dilakukan agar masyarakat kembali berkunjung ke Science Center.

(CR/Ibn)