Beranda HUKUM & PERISTIWA

Polsek Ciputat Ungkap Kasus Pencurian dengan Pemberatan di Tangsel dan Depok

283
0

Ciputat, SUARA TANGSEL  – Kepolisian Sektor (Polsek) Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) berhasil mengungkap tindakan pencurian dengan pemberatan di beberapa tempat di Kota Tangsel, termasuk di Kota Depok, Jawa Barat.

Menurut Kapolsek Ciputat, Kompol Endy Mahandika, SH, yang didampingi Kanit Reskrim Iptu Erwin dan Kasubag Humas, Ipru Sigiono, pengungkapan kasus tersebut didasarkan pada Laporan  Polisi Nomor LP/471/K/XI/2019/Res Tangsel/Sek Cip Tanggal 16 November 2019.

Dari pengungkapan tersebut, Kapolsek Ciputat ini menyampaikan bahwa pihaknya berhasil menangkap 3 orang tersangkat, diantaranya adalah, AS alias Cemong, S alias Doyok, dan  ZA alias Awang.

“Ketiganya diguga kuat telah melakukan pencurian dengan pemberatan sebagaimana diatur dalam pasal 363 KUHP, pertama, dilakukan di Komplek Villa Mutiara Jalan Mirah 3 Rt.01/02 Kelurahan Sawah Baru, Kecamatan Ciputat, Kota Tangsel.  Kedua, di Jalan . Kramat Rt.09/10 Kelurahan Rengas, Kecamatan Ciputat, Kota Tangsel, dan di Kp. Pondok Petir Depok Jawa Barat,” urai Kompol Endy dalam konferensi pada Rabu, 20 November 2019, pukul 16.00 Wib, di Halaman Polsek Ciputat, Polres Tangsel.

Lanjut Kompol Endy, ketiga tersangka diduga telah melakukan aksinya pada hari Sabtu, 16 November 2019, sekira pukul 09.00 Wib. Dengan modus operandi, melakukan pencurian dengan menggunakan kunci palsu /letter T.

Kompol Endy pun kemudian menceritakan kronologi  dari aksi pengungkapan pencurian dengan pemberatan yang dilakukan Cemong, Doyok dan Awang.

“Pada hari sabtu tanggal 16 November 2019 sekira pukul 09.00 Wib, Kanit Reskrim Polsek Ciputat bersama anggotanya sedang melakukan pengembangan kasus penyalahgunaan narkotika yang kemudian melakukan penangkapan terhadap tersangka Agus Sulaiman, alias Cemong,”.

“Saat diinterogasi tersangka mengakui sebagai pemakai narkotika jenis sabu dan juga mengakui telah melakukan pencurian sepeda motor sebanyak tiga kali yaitu : Pertama, pada bulan Oktober 2019 sekira pukul 02.00 Wib bersama tersangka Sukardoyo, alias Doyok di Kp. Pondok Ranji arah Ceger Kel. Pd. Ranji Ciputat berhasil mengambil satu unit Yamaha Mio GT warna putih Nopol B-4921-NDC dan langsung dijual kepada tersangka Awang dengan harga Rp. 700.000,-.  Kedua, pada September 2019 sekira pukul 02.00 Wib bersama tersangka Sukardoyo di Kp. Sawah baru Ciputat berhasil mengambil satu unit motor Honda Beat POP warna putih Nopol G-5943-UQ dan dijual kepada tersangka. Awang seharga Rp. 800.000,-. Ketiga, pada bulan September 2019 jam 02.00 bersama dengan tersangka Sukardoyo mengambil satu unit sepeda motor Yamaha Mio Smile warna putih dengan Nopol Tidak ingat di Kp Pondok Petir Depok.”

Dalam kasus tersebut, tersangka Agus Sulaiman berperan sebagai pemetik kendaraan dengan menggunakan kunci palsu (letter T) sedangkan tersangka Sukardoyo berperan sebagai joki atau pengendara saat beraksi melakukan kejahatan curanmor.

“Dari pengukapan perkara tersebut, kami berhasil menyita beberapa kendaraan bermoto sebagai barang bukti, di antaranya; Honda Beat POP Warna Putih Nopol G-5943-UQ;  Yamaha Mio GT Warna Putih Nopol B-4921-NDC, dan 2 (dua) Yamaha Mio Smile warna putih Nopol telah dirusak,” pungkas Kompol Endy. (ST/DN)