Beranda HUKUM & PERISTIWA

Polisi Menembak Mati 2 Pelaku Pembobol Brankas

219

Pamulang, Suara Tangsel – Tim Vipers Polres Tangerang Selatan terlibat baku tembak dengan pelaku spesialis pembobol brankas yang tengah beraksi di salah satu kantor Bank Perkreditan Rakyat Kota Tangerang Selatan di Jalan Siliwangi, Pamulang Barat, Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), pada Selasa pagi (24/4/2018).

Akibat baku tembak tersebut, polisi berhasil menjatuhkan 2 pelaku hingga tewas di tempat, sedangkan seorang pelaku lainnya berhasil meloloskan diri. Dan kejadian tersebut mengakibatkan satu anggota polisi menderita luka-luka karena ditabrak oleh mobil para pelaku.

Kejadian bermula sekira pukul 02.45 WIB di Ruko Esta Dana Ventura, tak jauh dari Pamulang Square. Ketika itu, anggota Tim Vipers yang sedang melakukan patroli mencurigai seunit mobil merek Daihatsu Xenia warna silver (B 1987 NFH) yang berhenti lama di depan ruko pembiayaan tersebut.

mobil pelaku pembobol brankas (foto istimewa)

 

Setelah dilakukan pengawasan, Tim Vipers menemukan salah satu pelaku sedang berusaha membobol sebuah rolling door ruko Kantor Bank Perkreditan Rakyat tersebut, sehingga dilakukan upaya pengamanan dengan tindakan peringatan kepada para pelaku agar menyerah, namun peringatan tersebut tidak dihiraukan dan para pelaku justru mulai menembakan senjata api rakitan ke arah petugas.

“Saat anggota kami meminta agar para pelaku segera menyerah, justru dibalas dengan tembakan oleh pelaku yang belakangan diketahui senjata api rakitan. Bahkan salah satu anggota kami yang mengendarai sepeda motor ditabrak dengan mobilnya,” kata Kasatreskrim Polres Tangerang Selatan, AKP Alexander Yurikho di lokasi.

Melihat upaya perlawanan para pelaku, sambung Alex, petugas akhirnya mengambil tindakan tegas. Tembak-menembak sempat terjadi, hingga dua pelaku yang belum diketahui identitasnya tewas di dalam mobil, satu pelaku melarikan diri ke arah semak belukar yang berada di sebelah Pamulang Square.

Alex menambahkan dari hasil penggerebekan ini, ditemukan berbagai macam alat yang digunakan untuk membobol brankas. Seperti gunting besar, senjata api rakitan, dan HT (Handie Talkie) yang digunakan oleh pelaku untuk saling berkomunikasi.

Dari barang-barang tersebut, Alex menduga jika kelompok ini merupakan spesialis pembobol brankas. Terlebih usai dilakukan penyisiran, para pelaku ternyata sudah membobol sebuah fasilitas keuangan lainnya di daerah yang sama. (kml)