Beranda PILKADA 2017

PKS Kota Tangsel Akui Tidak Ikut Memboikot Langkah Airin Rachmi Diany Jadi Cawalkot

49
0

Setu, SUARA TANGSEL -Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Unggul Wibawa mengatakan, partainya tidak memboikot calon Walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany. Buktinya, PKS sudah melakukan fit and proper tes dan atau wawancara terhadap istri TB Chaeri Wardhana tersebut.

“Kami tidak memboikot calon manapun. Kalau kami boikot tidak mungkin Ibu Airin kami panggil untuk menjalani tes wawancara,” kata Unggul saat ditanya wartawan, Kamis, 14 Mei 2015.

Menurut Unggul, saat ini Partai Keadilan Sejahtera sedang fokus menyeleksi hasil dari tes wawancara yang dilakukan pada 10 Mei lalu. Ada 12 nama calon Walikota Tangsel yang sudah di wawancara yaitu Ajib Hamdani, Arsid, Safari ANS, Heri Gagarin, Qudrat Nugraha, Ivan Ajie Purwanto, Tatang Supriyatna, Prof. Guntang, Sholeh MT, Airin Rachmi Diany, Budi Prayogo, dan Ruhamaben.

“Setelah itu akan di proses lagi selama dua minggu untuk diseleksi kembali. Hanya 5 sampai 7 orang yang akan diusung oleh Parta Keadilan Sejahtera,” imbuhnya.

Sementara Sekretaris DPC partai Demokrat kota Tangsel Djoko Prasetyo mengatakan tidak ada memboikot calon pasangan tertentu dari tujuh orang yang sudah mendaftar. “Kami akan terus menyeleksi dari ketujuh calon tersebut. Calon yang dimaksud adalah Gacho Sunarso, Arsid, Ivan Adjie, Heri Gagarin, Ikhsan Modjo, Airin Rachmi Diany, dan Sholeh MT,” katanya.

Penyeleksian, lanjut Djoko akan dilakukan oleh tim Pilkada dari partai Demokrat yang anggotanya terdiri dari dua orang perwakilan DPP Partai Demokrat, dua orang perwakilan Partai Demokrat Provinsi Banten, serta dua orang perwakilan dari DPC Partai Demokrat kota Tangsel.

Begitu juga kata, Sekretaris DPC PDIP kota Tangsel, Bambang Triyadi, ia mengatakan sampai saat ini pihaknya masih normatif. “Tidak ada boikot-memboikot calon Walikota,” katanya. Menurut Bambang, sejauh ini partai yang berlambangkan banteng moncong putih itu sudah menyeleksi Airin dan lolos masuk kepenyeleksian berikutnya. “Sudah kami tes wawancara dan beliau pun lolos untuk seleksi selanjutnya yang rencananya akan digelar satu minggu lagi,” ujar Bambang.

Direktur Lembaga Kajian dan Analisa Daerah Terpadu (LKDT), Ade Yunus, mensinyalir mayoritas partai politik gamang hingga akan memboikot Airin Rachmi Diany untuk mencalonkan kembali sebagai Walikota Tangerang Selatan periode 2016-2021.

“Partai politik sedang galau dan memboikot Airin,” ujar Ade. Penyebabnya, kata dia, Walikota Tangerang Selatan ini diperkirakan masih terlilit kasus hukum hingga akhir tahun hingga tahun depan. Belum selesai menjadi saksi suaminya, Tubagus Chaeri Wardana, dalam kasus suap Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar.

Kalau diboikot partai politik, dia memperkirakan Airin akan tetap maju menggunakan jalur independen. “Airin akan menggunakan plan B ini,” katanya. Pertimbangannya, wanita berparas cantik itu masih populer dengan elektabilas yang tinggi. “Tidak sulit bagi Airin untuk mengumpulkan pendukung,” katanya.[] HJR/indnet

 

Editor/Redaktur: Hendra Jaya/Ridwan Saleh