Home / TOPIK UTAMA / Pilkada Serentak 2015, Jimly Asshidiqi Optimistis Akan Sukses
Ketua DKPP Jimly Asshidiqi

Pilkada Serentak 2015, Jimly Asshidiqi Optimistis Akan Sukses

Jakarta, SUARA TANGSEL – Seusai diterima Presiden Jokowi, bersama pengurus Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), di kantor Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/11) kemarin, Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP)  Jimly Asshidiqi mengatakan, meskipun dianggap masih kurang semarak oleh beberapa kalangan, namun ia meyakini penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada 9 Desember nanti  akan menuai sukses.

Hal ini menutut Jimly terlihat dari menurunnya jumlah perkara yang diadukan terkait tahapan pelaksanaan Pilkada serentak tersebut.

Kata  Jimly, jika pada tahun 2014 lalu, jumlah pengaduan yang diterima DKPP mencapai 879 kasus ketidakpuasaan terhadap kinerja penyelenggara Pemilu. Dari jumlah tersebut, yang disidangkan karena dianggap memenuhi syarat sebanyak 333 perkara. Sementara saat ini, hingga bulan November ini atau tinggal 1 bulan pemungutan suara, jumlah pengaduan yang diterima hanya sebanyak 289 pengaduan. Itu pun yang resmi disidangkan hanya tercatat 75 perkara.

“Ini kami periksa dengan menggunakan TPD (Tim Pemeriksa Daerah) karena kasusnya di daerah. Kasus menurun. Ini bisa jadi karena titik pemilihan lebih sedikit,” kata Jimly, di kantor Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/11).

Menurut Jimly, dengan sedikitnya jumlah perkara yang diadukan itu, kita berhak untuk bersikap optimis bahwa penyelenggaraan Pilkada 2015 ini sukses. Namun Jimly mengingatkan, tentu kita tidak boleh mengabaikan ada 75 perkara yang sedang diperiksa DKPP, yang rata-rata berkaitan dengan tahapan pencalonan, ketidakpuasan yang timbul karena proses pencalonan.

Kesemarakan

Mengenai kurangnya kesemarakan dalam penyelanggaraan Pilkada serentak yang tinggal satu bulan lagi, Ketua DKPP Jimly Asshidiqi mengakui bahwa ini hal yang penting diberi catatan bahwa kita senang tidak terlalu hiruk pikuk, tapi kita juga perlu memelihara kegiatan demokrasi pemilu.

“Di satu sisi memang harus dikontrol, di lain segi nuansanya jangan hilang,” kata Jimly.

Untuk itu, Jimly mengaku telah menyampaikan kepada pemerintah untuk mengambil tanggung jawab, supaya pengumuman, spanduk, itu di setiap kantor pemerintah. “Bukan untuk menjual calonnya tapi untuk meningkatkan partisipasi pemilih,”  pungkasnya. (RIS/UN/AGG/ES)

Check Also

Aster Kasdam XVII Cenderawasih Kolonel Kav Edward Sitorus

Kodam XVII Cenderawasih dan Wartawan akan rayakan HUT Ke 72 TNI di Puncak Carstensz Pyramid

Papua, SUARA TANGSEL – Dalam rangka HUT ke 72 TNI, Kodam XVII Cenderawasih akan melakukan  ...

suaratangsel.com