Beranda HUKUM & PERISTIWA

PERMATARA Menuntut Transparansi Penanganan Dugaan Korupsi ke Kejari Tangsel

758

Tangerang Selatan, SUARA TANGSEL – Pergerakan Mahasiswa Tangerang Raya (PERMATARA) gelar aksi di Kejaksaan Negeri (Kejari) Tangerang Selatan (Tangsel), pada Jum’at (11/06). Dalam aksi tersebut dihadiri belasan kader PERMATARA.

Dalam orasinya, belasan Kader PERMATARA menuntut mengenai transparansi korupsi dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Tangerang Selatan yang di selidiki oleh Kejaksaan Negeri Tangsel.

Ilham Rachmat Selaku Ketua Umum PERMATARA menerangkan, aksi ini tersebut digelar atas dasar menyuarakan aspirasi yang kita kaji terkait transparansi dan memiliki banyak polemik.

”Karena kita lihat bahwasanya banyak kejanggalan akan hal transparansi dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia Tangerang Selatan oleh sebab itu kita sebagai Agen Of Control Berhak mempertanyakan itu,” Ujar Ilham.

Tuntutan aksi Pergerakan Mahasiswa Tangerang Raya kali ini sebagai berikut:

  1. Meminta kejari tangsel memaparkan Transparansi sisa dana hibah KONI Tangsel.
  2. Mendesak kejari tangsel Mengusut nama nama baru yang terlibat korupsi selain bendahara umum KONI tangsel dan ketua umum KONI tangsel.
  3. Mendesak kejari tangsel untuk memerintahkan Pemerintah Kota Tangsel Memberhentikan dana hibah KONI tangsel selama kasus belum terselesaikan dan PJ ketua dan benda hara umum KONI tangsel belum ditunjuk.
  4. Melaporkan kejari tangsel ke kejaksaan tinggi banten jika tidak dapat menyelesaikan kasus ini.
  5. Copot kepala kejari tangsel jika tidak dapat menyelesaikan kasus korupsi dana hibah KONI tangsel.

Fitra Nanda Selaku Sekretaris Jenderal PERMATARA menjelaskan, banyak hal yang menjadi kejanggalan disini yang pertama akan hal dana hibah KONI yang hendak di berikan oleh Pemerintah Kota kepada KONI Tangsel, dilain sisi keadaan KONI sedang tidak baik baik saja solusinya adalah dana hibah di stop sementara sesuai perintah Kejari Negeri Tangsel dikarenakan sedang menyelidiki kasus korupsi di organisasi tersebut.

“Kami akan terus menindak lanjuti dan mengawal kasus ini jika tidak ada tindak lanjut dari pemerintah, maka kami akan rutin melakukan aksi ini,” tutup Fitra.

Bahwa sebelum aksi selesai Ketua Harian Kasi Intelijen Kejari Tangsel Ahmad Fatahillah menemui masa aksi dan memberikan pernyataan bahwa pihaknya akan memberikan ruang terhadap Permatara pada minggu depan untuk berdialog terkait tuntutan aksi.

“Silahkan teman teman mau kapan, mau minggu depan atau kapan melakukan pertemuan” (*/red)