Beranda TOPIK UTAMA INTERNASIONAL

Peristiwa Revolusi Bolshevik Atau Dikenal Dengan Sebutan Revolusi 25 Oktober 1917 di Rusia

3561

adi fia hanafi – suaratangsel

Vladimir Lenin
Vladimir Lenin

      Sejarah Revolusi Bolshevik atau yang dikenal juga dengan sebutan Revolusi 25 Oktober 1917 adalah Revolusi yang dilakukan oleh pihak komunis Rusia dibawah pimpinan Vladimir Lenin yang berpusat di Petrograd yang sebelumnya adalah kota St Petersbug atau Leningrad.

Revolusi 25 Oktober pada tahun 1917 dipicu oleh kombinasi keruntuhan ekonomi, perang saudara, dan ketidak-puasan terhadap sistem pemerintahan otokratis. Bersatunya kaum liberal dan moderat sosialis, berhasil merebut kekuasaan dari dominasi kekaisaran pada revolusi yang pertama, Februari 1917. Akan tetapi tidak lama, terjadi perebutan kekuasaan oleh komunis Bolshevik pada 25 Oktober 1917. Dukungan kaum buruh makin memudahkan kaum komunis Bolshevik menggulingkan Tsar Nikolas II dari Rusia dan mengakhiri sistem monarki yang sudah berlangsung berabad-abad lamanya.

revolusi bolshevik 25 october 1917
Foto Revolusi Bolshevik – Smolni 25 Oktober 1917

Oleh karena itu pada saat Bung Karno melakukan kunjungannya ke Uni Soviet, beliaupun tidak henti-henti menyebut kota St Petersbug atau Leningrad sebagai kota yang sangat bersejarah sebagai sejarah Revolusi tonggak berdirinya Uni Soviet.

pidato bung karno di rusia
Bung Karno saat Berpidato di Uni Soviet / Rusia

Banyak sekali tragedi kemanusiaan yg terjadi Pasca Revolusi Bolshevik. Vladimir Lenin dengan pemerintahan Bolsheviks-nya tidak segan-segan untuk membunuh siapa saja yang menjadi lawannya. Lenin sendiri mengatakan bahwa kekuasasan yang ia pegang sebagai kekuasaan berdasarkan kekuatan dan tidak dibatasi oleh hukum apapun. Pada Juli 1918, Tsar (Kaisar) Nicholas II dan keluarganya dihukum mati oleh kaum Bolsheviks secara kejam.

Akibat dari terjadinya peristiwa Revolusi Bolshevik, Amerika Serikat yang saat itu sedang menjalankan perjanjian dengan pemimpin Rusia, Tsar Nikolai II, secara otomatis kehilangan perjanjian tersebut karena kaum Bolshevik mengambil alih pemerintahan dan menghilangkan kuasa dari Tsar Rusia pada saat itu. (hanafi)