Beranda TOP TANGSEL PEMKOT TANGSEL

Pemkot Tangsel Wacanakan Ambil Alih Penanganan dan Perbaikan Jalan Provinsi

717
Foto; Judianto, Sekdis DBMSDA Kota Tangerang Selatan

Setu, SUARA TANGSEL – Meski telah ditinjau langsung  Walikota Tangerang Selatan (Tangsel), Airin Rachmi Diany dan Kadis DBMTR Provinsi Banten, Widodo Hadi, pada Selasa (24/2/2015) dua bulan lalu, 12 ruas jalan provinsi sepanjang 48,75 Km di Kota Tangsel  yang rusak berat belum juga ada kejelasan kapan jalan-jalan itu akan diperbaiki.

Pasalnya, kerusakan di 12 ruas jalan tersebut  kian hari kerusakannya semakin parah. Jika musim penghujan seperti saat ini lubang jalan yang menganga lebar tersebut  akan terlihat seperti kubangan berisikan air dan lumpur.  Padahal menurut Widodo Hadi, Kadis DBMTR Banten, bahwa pemerintah provinsi telah menganggarkan sejumlah dana sebesar Rp. 125 Milyar untuk perbaikan  12 ruas jalan tersebut.

Widodo Hadi pun mengatakan  bahwa 12 ruas jalan provinsi itu bakal dilebarkan secara bertahap. Anggaran sudah disiapkan secara multiyears. Proyek perbaikan jalan akan dimulai tahun ini.

“Akan diperbaiki dengan multi years. Karena memang disesuaikan dengan aturan yang berlaku,” ungkapnya, disela-sela sidak jalan rusak di Ciputat, Selasa (24/2/2015) dua bulan lalu.

Sementara itu, waktu terus berlalu dan belum ada tanda kapan waktu pelaksanakan perbaikan 12 ruas jalan provinsi akan segera dimulai. Untuk itu, pada Senin, (4/5) wartawan kami, AF Hanafi dan Ridwan Saleh berkesempatan mewawancarai Sekretaris Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Tangsel Judianto di ruang kerja guna tentang banyak hal, salah satu diantaranya mengenai lambatnya penanganan dan atau perbaikan jalan provinsi yang rusak di kota Tangsel.

Menurut Judianto, lambatnya perbaikan 12 ruas jalan provinsi di kota Tangsel bukan karena kesengajaan. “Tendernya sedang berproses, untuk jalan provinsi seperti di Jalan Raya Pondok Cabe dan Jalan Siliwangi rencananya akan dikerjakan di akhir bulan Mei tahun ini, dan untuk 10 ruas jalan lainnya akan menyusul, sambil menunggu proses tender yang sedang berjalan.” Kata Sekdis DBMSDA Kota Tangsel ini.

Selanjutnya, Judianto pun menjelaskan bahwa keterlambatan perbaikan jalan provinsi di kota Tangsel lebih disebabkan karena faktor kehati-hatian dan administrasi yang sedikit rumit. Tapi, “insya Allah hal tersebut bisa diatasi,” ujarnya.

Karena  keterlambatan penanganan dan perbaikan jalan provinsi di kota Tangsel. Rencananya, Pemerintah Kota akan mengambil alih beberapa ruas jalan provinsi, seperti ruas jalan Jombang Raya.

“Pemerintah Kota Tangsel berencana untuk mengambil alih berberapa ruas jalan provinsi seperti Jalan Jombang Raya, tetapi itu butuh kajian yang lebih mendalam, tidak bisa serta merta dapat diambil alih begitu saja. Sementara sedang dikaji dari berbagai aspek dan perundang-undangan yang melegalkan pengambil alihan itu.” Pungkas Judianto. [] hnf/ris

Editor/Redaktur : AF Hanafi/ Ridwan Saleh