Home / TOPIK UTAMA / NASIONAL / Pembangunan Vimala Hills Rugikan Warga Ciawi
Vimala Hills Rugikan Warga Ciawi

Pembangunan Vimala Hills Rugikan Warga Ciawi

Bogor,  SUARA TANGSEL – Pembangunan megaproyek perumahan Vimalla Hills oleh Agung Podomoro Group di 2 wilayah Kecamatan Ciawi dan Megamendung menuai kerugian  dari masyarakat . Seperti sejumlah rumah milik warga yang berdeketan dengan proyek tersebut mengalami kerusakan akibat getaran dari alat berat, sumur warga yang menyusut airnya, hilangnya aliran sungai Cililin.

Menurut salah seorang aktivis Kecamatan Ciawi Imam Wijaya, banyak  hal yang meresahkan warga ketika Vimalla Hills ini dibangun. Menurut penilaiannya, masalah paling besar adalah penjualan tanah irigasi di mana keberadaan Sungai Cililin kini hilang karena tergerus oleh proyek perumahan  Vimala Hills.

“Dulu sungai deras oleh air yang mengalir, tanah subur sepanjang sungai pun hari ini hilang begitu saja. Entah kenapa bisa terjual, mungkin ini karena ada oknum dari pemerintah yang menjual saluran irigasi tersebut,” kata Imam. Senin (26/10/15).

Wilayah Desa Bendungan juga sebagai daerah resapan air dengan adanya pembangunan ini pun mengalami kekeringan. Terlebih, kata Imam, saat ini musim kemarau, masyarakat semakin dipusingkan dengan tidak adanya air karena sumur warga pun mengering.

“Adanya saluran irigasi yang dimanfaatkan untuk pembangunan hotel Vimalla Hills juga membuat warga semakin kehilangan sumber air. Warga biasa menggunakan Sungai Cililin untuk keperluan rumah tangga, sekarang sungainya hilang ditutup oleh urukan tanah dengan buldoser,” ujar Imam.

Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) pun,  kata Imam, diabaikan oleh Vimalla Hills. Sebab, puluhan rumah warga mengalami keretakan akibat dampak dari alat berat dan pengurukan tanah yang tengah dilakukan oleh pihak pengembang.

“Warga sudah mengadukan kepada pihak Vimalla Hills, tetapi tidak ada tanggapan sama sekali dari pihak pengembang. Seolah-olah pihak Vimalla menunjukkan kediktatorannya dan siap menindas masyarakat, dan pemerintah pun seolah tutup mata karena ada oknum-oknum yang bermain,” papar Imam.

Selain itu, Imam pun menyesalkan adanya fasilitas umum milik warga yang dirobohkan, namun hingga saat ini tidak ada penggantian dari pihak Vimalla Hills.

“Berbagai persoalan tersebut akan selalu muncul di masyarakat ketika tidak ada penyelesaian yang konkret, apalagi saluran irigasi sudah ditutup dan bendungan pun dihilangkan,” pungkasnya.(gn)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Check Also

Video Detik-detik 200 Tahanan Lapas di Pekanbaru Kabur

Riau, SUARA TANGSEL — Ratusan orang narapidana tahanan di Rumah Tahanan (rutan) klas IIB, Sialang ...

suaratangsel.com