Beranda HUKUM & PERISTIWA

Pelaku Pemalsu Buku KIR Diciduk Polisi

520

Serpong, SUARA TANGSEL – Uji KIR merupakan pengujian terhadap kendaraan bermotor penumpang umum, mobil bus, mobil angkut barang atau kendaraan khusus, kereta gandengan dan kereta tempelan yang dioperasikan di jalan umum. Sesuai pasal 48 hingga pasal 55 UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalin dan Angkutan Jalan.

Tingginya angka kecelakaan yang melibatkan angkutan umum di Jabodetabek, disinyalir terjadi karena banyaknya kendaraan yang tidak layak jalan, namun tetap beroperasi berkat adanya pemalsuan buku uji berkala kendaraan bermotor.

Berdasarkan informasi korban sekaligus pelapor, Amsyar (36), ia merasa curiga karena buku KIR yang diperoleh dari Haryadi (27), orang yang dimintai tolong untuk mengurus perpanjangan KIR kendaraan bermotornya itu, ternyata ada bekas tulisan yang dihapus dengan tipex. Amsyar juga menyampaikan bahwa ia tidak pernah diminta untuk mendatangkan mobilnya untuk proses uji KIR.

“Buku KIR yang saya terima dari Haryadi di dalamnya ada bekas tulisan yang dihapus dengan tipex, saya pun tidak pernah diminta untuk mendatangkan mobil untuk proses uji KIR, dari sini saya merasa curiga, karena ada yang janggal,” ujar Amsyar.

Atas laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Serpong, pada Jumat (19/2) sekira pukul 11.00 WIB berhasil menangkap dua orang pelaku tindak pidana pemalsuan buku KIR di Pasar Serpong, Kelurahan Serpong, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Kedua pelaku tersebut yakni, Haryadi (27) dan Mahfudin alias Aceng (46).
Dalam penangkapan tersebut polisi berhasil menyita barang bukti berupa 17 buku KIR palsu, 200 lembar stiker uji KIR palsu, 3800 lembar plat uji KIR palsu, 2 buah printer, 1 laptop, 81 stempel berbagai lokasi, 2 bak stempel, besi yang bertuliskan angka untuk plat uji KIR berikut palu, dan 3 lembar kertas cetakan sablon serta 2 kaleng cat Pylox.

Menurut keterangan Kepala Bagian Humas Polres Kota Tangsel, AKP Manshuri, “Modus operandi yang dilakukan pelaku adalah dengan membuat buku KIR berikut stiker uji KIR dan plat uji KIR palsu, keduanya mengaku melakukan aksinya itu kurang lebih sebulan yang lalu, “ ungkap Manshuri.

Dari hasil penggeledahan di rumah pelaku, “ Ditemukan alat dan surat yang dipergunakan untuk membuat buku KIR paslu, dan dari hasil interogasi ternyata alat dan surat tesebut diperoleh pelaku dari Mahfudin alias Aceng, keduanya pun mengaku kalau sudash melakukan aksinya kurang lebih sebulan yang lalu, “ ungkap Manshuri.

“Pelaku bisa membuat buku KIR dan masa uji se Jabodetabek, hal tersebut bisa dilihat dari bukti stempel yang disita. Selanjutnya kedua pelaku berikut barang bukti dibawa ke Polsek Serpong untuk penyidikan lebihh lanjut .” Pungkas AKP Manshuri.

(One)