Home / SUARA BANTEN / KOTA TANGSEL / Pantograf Mengalami Gangguan, Kereta Commuterline Serpong-Tanah Abang Terbakar

Pantograf Mengalami Gangguan, Kereta Commuterline Serpong-Tanah Abang Terbakar

Serpong, SUARA TANGSEL — Pada Selasa (3/11/2015) pagi, sekitar pukul 05.35. Terlihat api berkobar di atap kereta commuterline rute Serpong-Tanah Abang. Diketahui kereta mengalami gangguan pantograf di Stasiun Rawa Buntu, Tangerang Selatan, sehingga menyebabkan terbakarnya atap gerbong kereta.

Akibat gangguan itu, perjalanan kereta terhenti dan keberangkatan sejumlah kereta lainnya menjadi tertunda. Para penumpang pun menumpuk di sejumlah stasiun, sebagian terpaksa mencari moda transportasi lain.

Pantograf merupakan konstruksi berbentuk belah ketupat yg dipasang di atas kereta api listrik untuk mengalirkan arus listrik ke motor-motor kereta api.krl terbakar-vert

Berdasarkan informasi dari akun Twitter resmi PT KAI Commuter Jabotabek, Info Commuter Line @commuterline, kereta yang mengalami gangguan tersebut adalah KA 1907. Segera setelah kejadian tersebut, arus listrik atas antara Stasiun Rawa Buntu dan Parung Panjang diputus dan kereta itu kemudian ditarik ke Stasiun Serpong.

Pada sekitar pukul 05.55 aliran listrik kembali normal sehingga lintasan pun bisa kembali beroperasi lagi. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun sejumlah orang yang berada dalam gerbong yang terbakar menjadi panik dan histeris.

Kementerian Perhubungan memberikan keterangan pers atas kejadian terbakarnya kereta commuter line jurusan Serpong-Tanahabang pagi tadi.

Keterangan pers yang diterima, Selasa (3/11), commuter line yang terbakar tersebut bernomor perjalanan 1907.

Kepala Pusat Komunikasi Publik Kemenhub JA Barata, dalam keterangan persnya menyatakan kereta berangkat dari Stasiun Serpong pukul 05.10.

“Pada pukul 05.35, KRL Commuter Line 1907 tersebut mengalami gangguan pantograf pada saat berhenti di Stasiun Rawa Buntu,” katanya.

Akibat kejadian tersebut, Barata memaparkan perangkat pantograf pada gerbong 2 rangkaian KRL 1907 tersebut mengalami kerusakan.

“Gangguan tersebut sempat menimbulkan percikan api di atas gerbong tersebut, selanjutnya mengakibatkan gangguan jadwal pelayanan KRL commuter line di lintas Stasiun Tanah abang menuju Stasiun Serpong, Parung Panjang, dan Stasiun Maja yang mengalami keterlambatan sekitar 30 menit,” paparnya.

Hingga saat ini masih dilakukan proses penyeledikan atas kerusakan pantograf commuter line 1907 itu.(*bes)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Check Also

Isra Mi'raj LB DPD Tangsel

Peringatan Isra Mi’raj, LB Tangsel: Jika Allah Berkehendak, Tak Satu Pun Makhluk Bisa Menghalangi

Serpong, SUARA TANGSEL – Puluhan kader dan simpatisan Laskar Betawi (LB) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) ...

suaratangsel.com