Beranda TOPIK UTAMA NASIONAL

Pansel KPK Perpanjang Masa Pendaftaran Calon Pimpinan KPK Hingga 3 Juli

283
Panitia Seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar jumpa pers di Gedung Utama Kantor Sekretariat Negara, Jakarta, Selasa (23/6).

Jakarta, SUARA TANGSEL — Guna  memberi  waktu yang cukup untuk melengkapi persyaratan administratif, termasuk penulisan makalah,  Panitia Seleksi Pimpinan KPK 2015   memutuskan untuk memperpanjang masa pendaftaran calon pimpinan KPK 2015-2019 hingga  3 Juli 2015, pukul 12:00 siang.

Ketua Panitia Seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Destry Damayanti meminta masyarakat untuk proaktif, dan memberi masukan terhadap calon pimpinan KPK.

“Kita  ingin mendapatkan pimpinan KPK yang terbaik, bukan hanya tim pansel yang mau. Teman-teman media juga pastinya kan mau. Jadi ayolah kita bersama-sama kita saling crosscheck buat calon KPK nantinya,” kata Destry Damayanti dalam jumpa pers di Gedung Utama Kantor Sekretariat Negara, Jakarta, Selasa (23/6).

Destry Damayanti dal menyebutkan  jadwal dan tahapan seleksi Calon Pimpinan KPK 2015-2019 berubah menjadi  sbb :

KEGIATAN *

JADWAL**

Batas akhir pendaftaran 3 Juli 2015, pukul 12:00 siang
Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi 4 Juli 2015
Tanggapan Masyarakat 4 Juli 2015 – 3 Agustus 2015
Makalah tentang Diri & Kompetensi 8 Juli 2015
Pengumuman Hasil Penilaian Makalah 15 Juli 2015
Assessment 27-28 Juli 2015
Pengumuman Daftar Pendek Calon Pimpinan KPK 12 Agustus 2015
Tes Kesehatan 18 Agustus 2015
Wawancara 24-27 Agustus 2015
Penyampaian Laporan Pansel KPK kepada Presiden 31 Agustus 2015

Adapun syaratan dan tata cara pendafaran :

A.Persyaratan (Sesuai Pasal 29 Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi), meliputi antara lain :
* Berijazah sarjana hukum atau sarjana lain yang memiliki keahlian dan pengalaman sekurang-kurangnya 15 (lima belas) tahun dalam bidang hukum, ekonomi, keuangan, atau perbankan;
* Berumur sekurang-kurangnya 40 (empat puluh) tahun dan setinggi-tingginya 65 (enam puluh lima) tahun pada proses pemilihan;
* Tidak menjadi pengurus salah satu Partai Politik;
* Melepaskan Jabatan Struktural dan atau jabatan lainnya selama menjadi Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi;
* Tidak menjalankan profesinya selama menjadi Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi; dan
* Mmengumumkan kekayaannya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

B.Tata Cara Pendaftaran :

1.Surat lamaran di atas kertas bermaterai Rp.6.000,- ditujukan kepada Panitia Seleksi pemilihan Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi, dengan alamat Kementerian Sekretariat Negara, Gedung I lantai 2, Jl. Veteran No. 18, Jakarta Pusat 10110, dengan melampirkan :
a. Daftar Riwayat Hidup;
b. Pas foto berwarna terbaru 3 (tiga) lembar ukuran (4×6);
c. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk;
d. Fotokopi NPWP;
e. Fotokopi Ijazah S1, S2, dan atau S3 yang dilegalisir oleh perguruan tinggi yang bersangkutan untuk lulusan dalam negeri, atau instansi yang berwenang bagi lulusan luar negeri;
f. Surat pernyataan mempunyai pengalaman di bidang hukum, ekonomi, keuangan, atau perbankan sekurang-kurangnya 15 (lima belas) tahun dengan menyebutkan instansi-instansi tempat bekerja, dibuat di atas kertas bermaterai Rp.6.000,-(enam ribu rupiah);
g. Surat Keterangan sehat jasmani dan rohani dari dokter pada Rumah Sakit;
h. Surat Keterangan Catatan Kepolisian asli dan masih berlaku;
i. Surat Pernyataan di atas kertas bermeterai Rp. 6.000,- dan bertanggal yang menyatakan bahwa yang bersangkutan tidak menjadi pengurus salah satu partai politik;
j. Surat Pernyataan di atas kertas bermeterai Rp. 6.000,- dan bertanggal, bahwa apabila terpilih menjadi anggota Pimpinan Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi bersedia:
1) Melepaskan jabatan struktural dan atau jabatan lainnya;
2) Tidak menjalankan profesinya selama menjadi Pi. [] Ris/Humas/ES

 

Redaktur : Ridwan Saleh