Beranda TOPIK UTAMA

“Nyanyian” Kemal di Youtube, DPRD Tangsel akan Panggil Inspektorat dan BKPP

224
Siti-Chodijah

Ciputat, SUARA TANGSEL – Meski video “Nyanyian” Kemal Mustapa di Youtube tidak bisa ditonton lagi di situs online video provider  paling dominan di dunia ini. Tapi video yang disebutkan Kemal sebagai “Surat Terbuka” Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang berdurasi berdurasi 7:24 menit itu telah menggemparkan publik di Tangsel.

Pemerintah kota pun langsung angkat bicara, sebagaimana disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) kota Tangsel Muhamad, bahwa “Nyanyian” Kemal tersebut merupakan sikap yang tidak berdasar dan mencoreng Instansi yang menaunginya, dan Instansi lain di lingkup Pemerintah Kota Tangsel.  Muhamad pun menjelaskan  sesungguhnya seorang pegawai pemerintahan telah terikat dengan aturan yaitu UU No. 5 Tahun 2014 tentang ASN dan Undang – Undang Pokok Kepegawaian No. 43 Tahun 1999 yang mengatur mekanisme pengangkatan atau penempatan ASN dalam posisi tertentu sesuai golongan dan kepangkatannya.

Kemal akhirnya dipanggil Inspektorat Tangsel untuk dimintai pertanggangjawabannya atas keluh kesahnya  terkai dinamika penempatan jabatan di lingkup Pemerintahan  Kota Tangerang Selatan yang saat ini berada di bawah kepemimpinan Walikota Airin Rachmi Diany.

Sikap Pemerintah kota ini didukung oleh anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangsel, Siti Chodijah.

“Terkait Pak Kemal kita dukung upaya yang dilakukan Pemkot, karena sebagai ASN ada mekanismenya sendiri. Kami juga akan memanggil Inspektorat dan BKPP untuk meminta progress dari langkah yang sudah dilakukan.” kata Chodijah, Jumat (17/3).

Siti Chodijah juga menyampaikan, “Kami tentu mendukung langkah-langkah baik yang dilakukan Pemerintah kota  dalam rangka good goverment dan  good governance,” ujarnya.

Selain itu, anggota DPRD dari Fraksi PKS ini berhadap agar proses lelang jabatan dalam rangka pengisian kekosongan jabatan di beberapa OPD kota Tangsel dapat dilakukan secara transparan.

“Kami juga mengharapkan transparansi dalam proses lelang jabatan dari beberapa OPD yang tengah dilakukan saat ini,” ucap Chodijah.

Senada, Ratu Chumairoh Noor anggota DPRD dari Fraksi PADI juga menyampaikan, transparansi dalam recruitment dan penempatan pejabat di lingkup Pemerintahan kota Tangsel perlu diperbaiki.

“Video ‘Nyanyian’ Kemal itu adalah ekses dari ketidak terbukaan recruitment dan penempatan pejabat di lingkup Pemerintahan kota, karenanya pelu ada perbaikan ke depan. Semuanya harus dilakukan secara fair tanpa ada pesan sponsor.” Kata Chumairoh Noor,  Jumat (17/3).

Menurut Ratu Chumairoh, tranparansi itu menjadi penting agar tidak ada saling curiga. “Transparansi itu penting agar tidak saling curiga,” ujarnya.

Sementara itu, dari keterangan Siti Chodijah rencananya DPRD Tangsel akan memanggil Inspektorat dan BKPP pada hari Senin atau Rabu, pekan depan untuk mendapatkan progres yang telah dilakukan terkait video keluh kesah Kemal di Youtube. “Kalo gak Senen- Rabu, “ katanya. (Ibnu)