Beranda OPINI

Menjelang Hari Valentine, Omzet Pedagang Bunga di Tangsel Naik

726

Kota Tangsel, SUARA TANGSEL – Menjelang perayaan Hari Valentine pada Minggu 14 Februari 2021 Pedagang bunga di Tangerang Selatan (Tangsel) mengalami kenaikan omzet penjualan.

Seperti yang dialami Uki (51) Seorang pedagang bunga di di Jalan Pondok Pucung, Pondok Jaya, Pondok Aren, Tangerang Selatan mengatakan, peningkatan pembeli bunga itu mulai terjadi sejak Hari Rabu 10 Februari 2021 atau empat hari sebelum perayaan Valentine.

“Kalau kenaikan pembeli dan ada pesanan juga itu ramainya pada H-4 Hari Valentine. Kalau hitungan omzet dibanding hari biasa itu naik sekitar 40 sampai 50 persen,” ujar Uki kepada Awak Media Sabtu (13/2).

Uki menjelaskan, pada hari biasa dirinya hanya menjual 10 hingga 15 batang bunga mawar merah dan putih per hari. Namun, menjelang Hari Valentine ini, ia dapat menjual 40 hingga 60 batang per hari, baik melalui pesanan maupun pembelian langsung.

“Pesanan atau yang beli langsung macam-macam. Ada yang per batang ada rangkaian dan ada yang bentuk buket,” ujar Uki.

Uki memaparkan, meski momentum Valentine, harga untuk sebatang mawar tidak mengalami kenaikan. Setangkai bunga mawar putih dan merah dihargai Rp 20.000 hingga Rp 25.000.

“Kalau harga buket itu Rp 200.000 sampai Rp 500.000. Itu disesuaikan dengan penambahan bunga lain, kemudian pernak- pernik dalam pembuatan buket itu,” ucapnya.

Hal yang sama pun dirasakan oleh pedagang bunga lainnya, seperti Agus, dirinya pun merasakan peningkatan pesanan bunga mawar menjelang perayaan Hari Valentine.

Sehari menjelang perayaan Hari Valentine, penjualan bunga mawar di kios miliknya mencapai 30 sampai 40 tangkai.

“Relatif. Kalau anak muda, lebih banyak beli per tangkai mawar. Kalau suami untuk kasih istri itu lebih banyak buket,” katanya. Harga yang ditawarkan Agus hampir sama dengan Uki. (*)