Beranda BUDAYA LIFESTYLE & ARTIS

Melanie Subono Jadikan Lagu Sebuah Karya Film ‘Tentang Ibu’

531

Jakarta, SUARA TANGSEL – Melanie Subono yang dikenal sebagai penyanyi, presenter, aktris, penulis sekaligus aktivis. Kali ini anak dari promotor musik Indonesia dan pendiri Java Musikindo Adrie Subono, beranikan diri untuk terjun ke profesi baru sebagai produser film, yang berjudul ‘Tentang Ibu’.

Berawal dari lagu dan pesan indah dari mendiang Presiden RI ketiga Prof. Dr. Ing. H. Bacharuddin Jusuf Habibie, FREng atau lebih dikenal BJ Habibie.

“Saya awalnya sangat ga percaya diri bikin film, wah akhirnya jadi juga film ‘Tentang Ibu’. Karena saya dari dulu bergerak sebagai musisi, maupun sebagai aktivis dan aktivis itu saya lama, baik dari seni maupun teriak-teriak di jalan orasi. Nah pada suatu hari, almarhum eyang BJ Habibie sempet ngomong kepada saya, ‘Melanie.. eyang juga berjuang untuk Indonesia, saya berjuang lewat technologi’. Kadang-kadang kita harus berjuang melalui bidang yang kita paham, jadi kalau di saya berarti seni,” ungkap produser yang merangkap co-director itu dalam Konferensi Pers yang digelar secara virtual, Kamis (7/10/2021).

Saya muter.. otak, muter.. otak sambungnya. Gimana caranya, perasaan saya udah bikin lagu tapi marah-marah, akhirnya keberedel mulu, seperti apa sih saya bisa bikin orang mengenal Indonesia lewat seni.

“Lalu saya berkaca pada albumnya band Cokelat, suatu hari cokelat pernah bikin album Nasional, mereka meresycle banyak banget lagu Nasional, dan akhirnya setelah itu bertahun-tahun, semua anak muda, semua band bawain lagu Nasional,” katanya.

O iya ya lanjut dia, kita bisa mendekatinya dengan cara lagu, itu pembicaraannya mulai dari hampir tiga tahun yang lalu antara dirinya, Reza Nangin (Director) dan Dennis Nussy (Music Director). Akhirnya saya dateng dengan ide cerita, ngga tau waktu itu dapet wangsit dari mana, kan saya suka dapet wangsit aja tuh, tengah malem tiba-tiba gitu ya.

“Oke kita mulai dengan lagu yuk, lagu mana yang kita bisa urutkan sebagai sebuah cerita, nah saya pengen karena saya dapet ide aslinya dari eyang, maka saya mengambil satu kain Sulawesi. Eyang selalu mengajarkan gini, ‘hargai perempuan’ bahkan itu pesan terakhir beliau, perempuan itu bisa menjadi mahluk yang hebat, makanya selalu Ibu, Ibu Bumi, Ibu Pertiwi, Ibu kota, semuanya pake Ibu, karena perempuan kuat,” jelasnya.

Melanie Subono bersyukur mendapat bantuan dari sejumlah perusahaan dan pemerintah untuk meringankan bebannya dalam menanggung biaya produksi.

“Saya keluar dana pribadi tapi jumlahnya tidak terlalu besar. Berantakan banget karena kita gak ada yang ngajarin sebelumnya. Misalnya kekurangan kamar hotel, Parekraf membantu menutupi itu. Gak ada duit tapi kita gak kekurangan karena dibantu,” tuturnya.

Cucu Presiden RI ketiga ini pun menyampaikan, meski film ‘Tentang Ibu’ diangkat dari pesan terakhir mendiang BJ Habibie, menurutnya tidak ada ritual khusus ke taman makam pahlawan Kalibata dimana almarhum dimakamkan.

“Pemakaman ditutup karena kita syuting dimana PPKM lagi kenceng kencengnya, kita ga boleh berziarah, cukup berdoa dari rumah masing-masing, karena eyang selalu ada dihati kami,” sebutnya.

Film ini juga melibatkan sejumlah pemain perempuan lokal di 5 daerah yang menjadi lokasi syuting. Papua, Kalimantan, Sumatra, Jawa dan Maluku.

“Pemain daerah yang memerankan menggunakan bahasa mereka. di Jawa pakai bahasa Jawa, di Padang bahasa Padang, itu salah satu bentuk keibuan,” kata Melanie.

Film ‘Tentang Ibu’ mengisahkan perjuangan Faiz (Khavi Iskak) yang ingin membahagiakan sang Ibu (Jajang C. Noer) hingga membawanya mengenal kearifan lokal dari beberapa daerah di Indonesia. ‘Tentang Ibu’ lebih dari sekedar film, melainkan juga sebuah gerakan untuk mencintai Tiga Ibu.

Rencananya film ‘Tentang Ibu’ ini akan tayang di platform Video pada 1 Desember dan pada 22 desember 2021 akan tayang di SCTV betepatan dengan Hari Ibu.

fhm