Beranda TOP TANGSEL

Lukman Hakim Saifuddin : “Ada Perbedaan UN 2015 dengan Tahun Sebelumnya

209

Pamulang, SUARA TANGSEL –  Menteri Agama RI,  Lukman Hakim Saifuddin dalam kunjungannya dan monitoring UN 2014/2015 ke MTs Negeri 2, Senin (04/05). Menyampaikan, bahwa UN bertujuan menilai pencapaian kompetensi lulusan secara nasional pada mata pelajaran tertentu.

Menurut Lukman, “UN 2015 berbeda dengan tahun sebelumnya. UN 2015 tidak menjadi dasar kelulusan. Kelulusan sepenuhnya ditentukan oleh satuan pendidikan.”

“Dengan demikian ada perubahan mindset, dari ketakutan akan kegagalan menuju pencapaian prestasi opitimal, dan dari terjadi praktek kecurangan menuju promosi terhadap satuan pendidikan yang memiliki indeks intergritas tinggi.” Tambahnya.

UN juga berguna untuk pemetaan mutu program dan atau satuan pendidikan, sebagai pertimbangan seleksi masuk jenjang pendidikan berikutnya, dan dasar pembinaan dan pemberian bantuan kepada satuan pendidikan dalam upaya peningkatan mutu pendidikan.

Menag pun menyamapikan bahwa, UN MTs Tahun 2014/2015 diikuti oleh  9996.428 peserta didik. Mata pelajaran yang diujikan UN MTs adalah Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).

Ia juga menjelaskan bahwa jenis UN tahun ini ditempuh dengan dua cara. Pertama, paper based test (PBT) yaitu ujian nasional secara manual dengan menggunakan kertas. Kedua, computer based test (CBT), yaitu ujian nasional secara online/ semi online dengan menggunakan perangkat komputer.

“Pada tahun pelajaran 2014/2015 terdapat 1 Madrasah Tsanawiyah yang mengikuti UN CBT yaitu MTsN Kota Kediri, dan tahun depan diharapkan lebih banyak lagi madrasah yang mengikuti CBT.” Tutur Menag.

Menurut Lukman, “perbandingan hasil UN MTs empat tahun terakhir, sejak 2011 – 2014 baik peserta, jumlah lulus, prosentase kelulusan terus mengalami peningkatan. Sebagai contoh tahun 2013 yang ikut UN MTs adalah 781.330 prosentase kelulusan 99,73%, dan tahun 2014 yang ikut UN MTs 855.572, prosentase kelulusan 99,96%.Itu artinya ada peningkat prosentase kelulusan sebesar 0.23%. Karena itu  Kementrian Agama akan lebih fokus lagi untuk  melakukan perbaikan dan penataan mutu madrasah yang memang menjadi tanggung jawab kementrian.” Tegasnya.

Selanjutnya, Menag pun menyampaikan bahwa MTs Negeri 2 Pamulang, Kota Tangerang Selatan adalah  MTsN terbaik di Provinsi Banten, semoga ini bisa jadi contoh buat MTs lainnya. [] hrj4

 

Editor / Redaktur : Hendra Jaya/Ridwan Saleh