Beranda TOP TANGSEL PEMKOT TANGSEL

Lakukan Evaluasi Dana Alokasi Umum Kelurahan, Benyamin Davnie : Harus Bisa Munculkan Ekonomi Kreatif

226

Tangerang Selatan, SUARA TANGSEL – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) melakukan evaluasi program Dana Alokasi Umum Khusus Kelurahan di Kecamatan Ciputat dan Ciputat Timur, bertempat di Puspemkot Tangsel pada Senin (29/6).

Evaluasi dipimpin oleh Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie kepada staf Kelurahan yang ada di dua Kecamatan tersebut.

Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie menjelaskan, Kementerian Keuangan telah mencairkan 50 persen dari 350 juta. Untuk itu segera lakukan kegiatan agar masyarakat terbantu dengan program DAU ini.

Dirinya juga menjelaskan bahwa saat ini daerah sedang mengalami banyak gejolak. Namun hal tersebut tidak bisa menjadi alasan untuk menunda kegiatan.

Benyamin juga mengharapkan kegiatan tetap berjalan. Salah satunya yang harus dijalankan adalah program padat karya. Yang mana pesertanya adalah warga yang terdampak Covid-19.

“Apa saja, kursus bikin rengginang, martabak, roti, Itu kan bisa. Bantuan masyarakat. Itu bisa kan masuk ke dalam grup WA. Munculkan ekonomi kreatif,” kata Benyamin.

Ia juga menambahkan, bahwa kegiatan yang sifatnya mendesak adalah ekonomi kreatif untuk seluruh warga. Sehingga anggaran yang dikelola bisa memberikan manfaat kepada masyarakat.

“Janganlah program itu sosialisasi peraturan ini. Atau undang undang ini. Lakukan kegiatan yang memang menjadi solusi tentang atas masalah yang terjadi,” kata dia.

Benyamin juga berharap, pesan yang dirinya sampaikan bisa dilakukan. Fokus pembangunan saat ini adalah, membantu masyarakat, membangun lagi kegiatan ekonomi yang sempat mengalami tekanan. Agar Tangsel bisa menjadi daerah yang kembali maju setelah mengalami masalah ini.

Sementara Kepala Badan Pengelolaan dan Aset Daerah, Warman Syahnudin menjelaskan, kegiatan evaluasi program DAU ini dilakukan untuk Kelurahan-kelurahan yang ada di Tangsel.

“Dengan adanya dana dari Kemenkeu untuk Kelurahan-kelurahan sebesar Rp 350 juta, agar dapat dilaksanakan untuk pemberdayaan kegiatan di masyarakat masing-masing Kelurahan,” ungkapnya.

Muhamad Deni