Home / SUARA WARGA / Kurang Manfaat, H. Suryadi: Kembalikan Stadion Mini Ciputat Kepada Fungsi Semula
H. Suryadi, warga masyarakat Kota Tangerang Selatan Foto: Iskandar P Hadi

Kurang Manfaat, H. Suryadi: Kembalikan Stadion Mini Ciputat Kepada Fungsi Semula

Ciputat Timur, SUARA TANGSEL – Keberadaan Stadion Mini Ciputat saat ini kurang memberi manfaat kepada masyarakat umum. Ada indikasi hanya masyarakat tertentu yang dapat menggunakan fasilitas olah raga tersebut. Masyarakat sekitar yang terdiri dari masyarakat umum dan anak-anak sekolah kurang terakomodir, kata H. Suryadi kepada Suaratangsel.com di rumahnya, Rempoa, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, Rabu, 10/10/2018.

Oleh karena itu, sudah sepatutnya Stadion Mini Ciputat dikembalikan fungsinya untuk kepentingan masyarakat pada umumnya. Siapa mereka, ya masyarakat Tangerang Selatan terutama yang berada di sekitar stadion mini tersebut. “Di sana ada banyak sekali sekolah, dari TK, SD, SMP, hingga SMA, dan masyarakat umum. Mereka sangat membutuhkan ruang terbuka yang nyaman untuk kegiatan olah raga dan lainnya,” sambungnya.

Sejak jaman Kabupaten Tangerang stadion mini tersebut sudah ada, masyarakat dengan bebas memanfaatkan lahan tersebut untuk berbagai kegiatan termasuk kegiatan olah raga dan lainnya. Kenapa sekarang setelah menjadi aset Kota Tangerang Selatan pemanfaatannya malah dibatasi, tanyanya heran. Apa bedanya, jaman dulu, Kabupaten Tangerang juga mengucurkan anggaran untuk perawatan stadion tersebut, demikian halnya dengan Pemerintah Kota Tangerang Selatan yang mengucurkan anggaran untuk pemeliharaan, tambah Suryadi yang juga anggota DPRD Propinsi Banten.

Barangkali benar, Dinas Pemuda dan Olah Raga (Dispora) Kota Tangerang Selatan diberi kewenangan untuk mengelola stadion mini tersebut. Namun, lanjutnya, Dispora Tangerang Selatan tidak boleh membatasi kegiatan masyarakat di lapangan tersebut.

“Perlu diketahui bahwa, biaya perawatan dan pemeliharaannya berasal dari APBD Kota Tangerang Selatan, oleh karena itu, siapapun tidak berhak menguasai. Bahwa kemudian Dispora diberi kewenangan untuk mengelola, mengatur penggunaannya, ya silahkan saja. Tapi, anak-anak sekolah di sekitar situ, khususnya, harus diberi akses yang luas untuk menggunakan lapangan tersebut sebagai sarana olah raga, kepramukaan, dan lainnya,” paparnya.

Mereka adalah aset bangsa, tanggung jawab kita semua, yang harus diberi ruang yang cukup untuk mengembangkan bakatnya. Bakat dan kemampuan mereka harus terus diasah agar suatu saat dapat mengharumkan Kota Tangerang Selatan, sambungnya.

Sejauh ini Dispora Tangerang Selatan memungut retribusi kepada pengguna lapangan tersebut yang nilainya berfariasi. Jadi pengguna lapangan dibatasi hanya pada mereka yang membayar retribusi. Lalu kemana uang retribusi tersebut, sementara biaya pemeliharaan dikucurkan oleh APBD Kota Tangerang Selatan. Ini harus jadi perhatian Pemerintah Tangerang Selatan, pungkasnya.

 

 

 

Check Also

Berkorban Untuk Berqurban

Bagikan melalui WhatsAppCiputat, SUARA TANGSEL РMemberikan apa yang kita cintai dengan niat ikhlas adalah sebuah ...

suaratangsel.com