Beranda HUKUM & PERISTIWA

Kompol Jun Nurhaida Pimpin Giat Pembatasan Mobilitas dan Penyekatan Hari Ke 5 PPKM Darurat di Perbatasan

515
Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Jun Nurhaida Tampubolon, S.H memimpin giat Pembatasan Mobilitas dan Penyekatan hari ke 5 (lima) dalam rangka Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Wilayah Hukum (Wilkum) Polsek Ciputat Timur (Ciptim), Tangerang Selatan.

Tangerang Selatan, SUARA TANGSEL – Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Jun Nurhaida Tampubolon, S.H memimpin giat Pembatasan Mobilitas dan Penyekatan hari ke 5 (lima) dalam rangka Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Wilayah Hukum (Wilkum) Polsek Ciputat Timur (Ciptim), Tangerang Selatan pada, Jum’at (16/7/2021).

Pos penyekatan tepatnya di pertigaan perbatasan Sandratex Jl.Ir.H.Juanda, Rempoa, Ciputat Timur, Tangerang Selatan (Tangsel). Selaku Kaposko Kanit Lantas AKP Bakti Surung, SH dan selaku Padal IPDA Abdul Malik, dengan Kekuatan personil 23 orang.

Kompol Jun Nurhaida mengatakan, di hari ke 5 (lima) Penyekatan kendaraan yang masuk ke Wilayah Ciputat Timur dalam rangka pembatasan mobilitas PPKM Darurat Wilayah Tang Sel (Perbatasan Ciputat Timur – Jakarta).

“Kendaraan yang dari Bogor sambungnya, yang melewati Pos Penyekatan dilakukan pemeriksaan identitas KTP menanyakan Keperluan serta tujuan, di masa PPKM Darurat pekerja yang diperbolehkan atau di ijinkan lewat Sektor Esensial dan sektor Kritikal,” ujar Kompol Jun Nurhaida Tampubolon.

Lebih lanjut Jun Nurhaida menerangkan, untuk giat hari ini kami mensosialisasikan pemberlakuan PPKM Darurat kepada Warga masyarakat yang melintas dengan sarana megaphone agar taat dan disiplin 5 M.

“Mentaati masa PPKM Darurat guna menekan laju sebaran Covid 19,” jelasnya.

“Dari Monitoring hari ke 5 (lima) ini Volume kendaraan yang melintas dari Pukul 06.00wib dari arah Bogor dan Parung ke Wilayah Hukum (Wilkum) Ciputat  Timur terpantau relatif lancar dan ada penurunan Volume kendaraan dan upaya penyekatan dilakukan secara bergantian,” ungkap Jun Nurhaida.

Fahmy