Beranda TOP TANGSEL DPRD TANGSEL

Kinerja DPRD Kota Tangsel dalam Sorotan Masyarakat dan Pers

9947
Ruang Komisi II DPRD Kota Tangsel (Foto; Hendra RJ4)
Ruang Komisi II DPRD Kota Tangsel (Foto; Hendra RJ4)

Setu, SUARA TANGSEL – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang berjumlah 50 orang ini, saat ini sedang menjadi sorotan masyarakat.  Pasalnya, secara keseluruhan anggota DPRD Kota Tangsel ini  belum menunjukkan kenerja yang fenomenal.

Menurut Iskandar Purnomo Hadi, seorang pengamat sosal dan politik di Tangsel dalam tulisannya di salah satu portal berita  mencoba menakarnya dengan mengatakan, “ mungkin karena Kota Tangerang Selatan itu kota baru, dewannya juga baru, jadi belum banyak referensi di arsip dewan Tangsel. Produktifitasnya barangkali belum begitu menonjol’. Tulis Hadi dalam Opini portal berita tersebut.

Untuk itu, Ia menilai wajar apabila DPRD Kota Tangsel sering melakukan study banding atau Kunker ke daerah lain untuk memperkaya wawasan mereka. Kunjungan kerja ke daerah lain, ke DPRD daerah lain juga diperbanyak, ini penting untuk memperbanyak referensi dan ini menjadi bagian dari tugas dewan.

Ruang BANLEG DPRD Kota Tangsel (Foto: Hendra RJ4)
Ruang BANLEG DPRD Kota Tangsel (Foto: Hendra RJ4)

Namun, menurut Isakandar, yang kemudian  agak mencemaskan adalah apabila kondisi yang serba baru ini  jadi pembenaran atas study banding atau pun Kunker yang belum tampak hasilnya, selain hanya jalan-jalan dan menghabiskan anggaran untuk sesuatu yang belum jelas, dan pada akhirnya kondisi yang serba baru ini justru menjadi pembenaran untuk kerja dan hasil kerja yang kurang maksimal.

Kinerja dewan seperti justru sering menjadi perdebatan di intern dewan Kota Tangsel sendiri. Ada yang mengatakan kinerja dewan dapat diukur dari kehadirannya. Ada yang mengatakan, kinerja dewan dapat juga diukur dari tupoksinya. Apa gunanya kehadiran kalau tidak produktif. Apa artinya bekerja sesuai tupoksi tapi tidak berprestasi. Kinerja dewan mestinya diukur dari prestasi dan produktifitasnya.

Ruang Fraksi, Komisi, dan Badan Legislatif DPRD Kota Tangsel yang Sepi

Ruang Fraksi Gerindra (Foto; Hendra RJ4)
Ruang Fraksi Gerindra (Foto; Hendra RJ4)

Untuk memastikan bahwa penilaian Iskandar Purnomo Hadi, dan sebagai masyarakat, LSM dan pers bahwa 50 orang anggota DPRD Kota Tangsel hasil Pemilu 2014 itu benar-benar bekerja untuk rakyat dan tidak hanya jalan-jalan dan menghabiskan anggaran semata, maka SUARA TANGSEL, pada Rabu siang, (25/02) melakukan penelusuran, dan ternyata apa yang ditemui di Gedung DPRD Kota Tangsel ini tak jauh berbeda dengan penilain dan anggapan masyarakat bahwa sebagian dari anggota Dewan yang terhormat ini memang sedang tidak ada di tempat, lagi studi banding, Kunker,  dan sejumlah alasan lain yang SUARA TANGSEL dapatkan dari staf-staf mereka di Fraksi, Komisi dan Banleg.

Penelusuran pun dilanjutkan ke ruang Humas DPRD Kota Tangsel, hasilnya benar-benar mengecewakan, karena tak ada satu orang pegawai pun yang bertugas di Humas DPRD Kota Tangsel yang bisa dimintai keterangan tentang ke mana anggota Dewan hasil Pileg 2014 ini berada?

Ruang Humas DPRD Kota Tangsel (Foto: Hendra RJ4)
Ruang Humas DPRD Kota Tangsel (Foto: Hendra RJ4)

Beberapa data tentang, agenda kegiatan Dewan seperti rapat Fraksi, Komisi, Banleg, BURT dan agenda lainnya tidak bisa diakses SUARA TANGSEL, sebagian besar staf anggota Dewan ini berdalih bahwa mereka tidak punya kewenangan untuk mempublikasikannya  atau memberikan data-data itu kepada media.

Pertanyaannya adalah, lantas dengan cara apa masyarakat dapat menilai bahwa 50 orang Anggota DPRD Kota Tangsel  tersebut sedang bekerja, berjuang, untuk kepentingan masyarakat Kota Tangsel. Wallahu ‘alam bishowab.

 

Editor/Redaksi: Ridwan Saleh