Beranda TOP TANGSEL

Ketum AKUMINDO Beri Bantuan Permodalan kepada Kelompok Usaha Mikro di Tangsel

249
pokdakan di tangsel

foto bsm pokdakan

Pamulang, SUARA TANGSEL – Siapa yang tidak kenal dengan M.Ikhsan Ingratubun, SE, SH. Pengusaha kuliner khas Sulawesi Selatan dan juga Ketua Umum Asosiasi UMKM Indonesia (AKUMINDO) ini, Sabtu (30/1) pagi ia bertandang ke Pokdakan Mina Mutiara Tangerang Selatan (Tangsel) terkait rencananya untuk memberikan bantuan dana kepada UMKM yang berada di Jalan Abasia, Pondok Benda Parakan, Pamulang II, Tangsel.

Sebagai pendekar UMKM, M. Ikhsan mengatakan bahwa UMKM seperti Pokdakan Mina Mutiara dan Koperasi Mitra Taruna Niaga yang ada di kota yang dimemiliki julukan kota cerdas, modern dan religius ini perlu dibina agar mereka tumbuh menjadi kuat dan mandiri.

Dan, salah satu upaya yang dilakukan AKUMINDO adalah mencoba menggerakan kelompok usaha kecil dan menengah ini dengan bantuan lunak, berupa pendanaan sekaligus pembinaan terhadap mereka melalui kegiatan sosial ekonomi yang disingkat Sosek .

Menurut Ikhsan, meksipun pemerintah telah menyediakan KUR untuk kelompok usaha mikro atau UMKM ini, tapi, karena rumit dan sulitnya birokrasi bank yang mensaratkan jaminan atau koletoral, maka dengan terpaksa tidak bisa mendapatkan pinjaman atau bantuan yang namanya KUR itu.

“Berarti apa, bank itu hanya memberikan pinjaman atau kredit usaha rakyat itu kepada usaha-usaha yang bankable, usaha yang menurut bank bisa bayar atau mengembalikan pinjaman. Sedangkan ini (usaha mikro yang tidak memiliki koletoral), siapa yang memperhatikan mereka,” kata M Ikhsan.

Ia pun menegaskan, “meskipun mereka memiliki usaha yang produktif, namun karena mereka tidak punya koletoral atau tanah dll sebagai jaminan maka, suda pasti bank tidak akan memberikan pinjaman atau bantuan untuk pengembangan usaha produktif mereka,” kata pria yang memiliki tujuh gerai Raja Konro Daeng Naba di Jakarta dan Depok, Jawa Barat ini,

“Inilah yang akan kita terobos, itulah perjuangan kami UMKM, saya tidak asal ngomong saja, kalau tidak ada kegiatan nyata alias nol.Karena itu, saya mengajak teman-teman UMKM untuk bergerak dari yang kecil dulu.” Ia pun mengatakan sebenarnya tidak ada perbedaan antara kecil atau besar kalau semua itu bisa berjalan dengan lancar dan dapat bermanfaat bagi orang banyak.

Di tempat yang sama, Ketua Pokdakan Mina Mutiara, Eddy Suganda menyampaikan rasa terima kasihnya atas segala perhatian dan bantuan serta kerjasama yang diberikan AKUMINDO.

Rencananya, bantuan dari AKUMINDO itu akan digunakan untuk budi daya ikan Lele, talas Belitung dan pengembangbiakan cacing kosmetik yang perkilonya sudah mencapai Rp 90.000, dengan pemanfaatan lahan tidur seluar 2 ketar di Pondok Benda Parakan, Pamulang, Tangsel.

“Kami berharap semoga bantuan ini dapat memacu semangat kerja dari para petani dan petrnak ikan di Tangsel. Semoga hal ini bisa menjadi contoh sekaligus mendapatkan perhatian dari pihak pihak terkait di kota ini, karena rata- rata kendala yang dialami oleh para pembudidaya adalah masalah permodalan,” ujar Eddy.

Tidak lupa, “kami juga memberikan penghargaan yang setinggi- tingginya kepada Ketua Umum AKUMINDO, Bapak M.Ikhsan Ingratubun, SE, SH. yang telah bersedia menjadi bapak angkat bagi usaha mikro di Kota Tangsel,” punkas Eddy. (hendra)