Beranda SUARA BANTEN KOTA TANGSEL

Kerap Jadi Langganan Banjir, Warga Minta Perbaikan Drainase

660

Tangerang Selatan, SUARA TANGSEL – Warga Serua Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengeluhkan karena Jalan Raya Arya Putra, tepatnya di depan Pom pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) yang ada di Jalan Arya Putra. Kerap menjadi langganan banjir apabila hujan turun mengguyur kawasan tersebut.

Hal ini dibenarkan oleh Sofi Sopyan Hadi, atau yang akrab di panggil Bang Combon warga Serua RT 02 RW 09, Kelurahan Serua, Ciputat, Tangsel yang memang kediamannya yang berlokasi tidak jauh dari Jalan Raya Arya Putra kerap terkena imbas dari banjir di wilayah tersebut.

“Iya bang, tiap turun hujan mau hujan sedikit atau banyak kondisi jalan selalu banjir. Petugas dari Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Propinsi Banten sudah cek lokasi. Namun hingga saat ini belum ada perbaikan,” kata Sofi Sopyan Hadi kepada awak media pada Kamis (24/6).

Guna mencegah banjir agar tidak masuk ke pemukiman, dirinya dan warga yang tinggal di dekat Jalan Raya Arya Putra bahu membahu bergotong-royong untuk membuat tanggul. Kerena menurut keterangan di wilayah tersebut tidak adanya saluran air (drainase). Sehingga ketika hujan turun bisa menyebabkan genangan bahkan airnya bisa sampai masuk kepemukiman warga sekitar.

Lebih lanjut dirinya mengatakan bahwa Pemerintah jangan cuma janji-janji saja dan hanya cuma turun untuk melihat-lihat saja. Tetapi juga dirinya meminta untuk segera diperbaiki lagi drainase nya agar tidak ada lagi banjir yang menggenangi Jalan Raya Arya Putra dan rumah warga.

Ia juga berharap, rencana pembuatan gorong-gorong segera di realisasikan, karena menurut ia, wilayah tersebut berada di dataran rendah dan menjadi aliran air dari segala penjuru yang ada di Jalan Raya Arya Putra.

“Posisinya saya ini berada di hilir arus air yang turun. Sedangkan hulunya itu di Serua Indah. Ya solusinya itu harus segera di buatkan drainase, kemudian arah air di arahkan ke tanah tinggal. Dan kemudian, di proyek yang rencananya untuk dijadikan apartemen, kami minta saluran airnya di perbesar. Karena nanti disitu titik air dari segala arah, banjirnya itu bisa mencapai hingga selutut orang dewasa,” tandasnya.

(MDN)