Beranda TOPIK UTAMA INTERNASIONAL

Kanada Sebut Israel “Negara Penjajah”

133
0

Ottawa, SUARA TANGSEL- Pengadilan Federal Kanada menolak penulisan nama Israel pada kotak buah anggur hasil produksi dari permukiman ilegal Israel di Tepi Barat. Pengadilan meminta para pengusaha menggantinya dengan wilayah jajahan Israel.

Keputusan tersebut mendapat apresiasi tinggi dari para aktivis Palestina. Hal tersebut menunjukkan solidaritas pemerintahan Kanada dan pembelaan terhadap kepemilikan tanah warga Palestina yang telah di caplok Israel.

Sementara itu, hakim yang memutuskan perkara tersebut mengakui mendapatkan tekanan yang kuat dari komunitas Yahudi. Perkara tersebut telah dipelajari selam dua tahun hingga akhirnya diputuskan.

Perlu diketahui bahwa anggur yang dipermasalahkan tersebut merupakan hasil perkebunan warga Palestina yang dikuasai Israel.

Hal ini berawal dari gugatan warga yang meminta pemerintah Kanada untuk memberikan keterangan pada setiap makanan yang datang ke Kanada. warga berhak mengetahui dari mana barang-barang tersebut di impor dan diproduksi.

Namun, tidak semua barang ekspor Israel mendapat perlakuan seperti itu. Perubahan nama itu hanya pada barang-barang produksi yang di hasilkan di permukiman ilegal Tepi Barat.

(ST/SPNA)