Beranda SUARA BANTEN KOTA TANGSEL

Ikatan Alumni Sinar Cendikia Islamic School Berbagi Kasih ke Pemilik Warung Tempat Tongkrongan Semasa Sekolah

674

Tangerang Selatan, Suara Tangsel – Ikatan Alumni Sinar Cendekia Islamic School (IASCIS) lintas generasi berbagi kasih, dengan memberikan paket sembako dan uang tunai, kepada Ibu Sainah dan Bapak Didi selaku pemilik warung jajanan sekitar lingkungan sekolah di Jalan Lengkong Gudang Timur Raya Nomor 10, Kelurahan Lengkong Gudang Timur, Kecamatan Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, pada Jum’at (3/9/2021) malam.

Dalam pemberian paket sembako ini tidak semua alumni yang tergabung di IASCIS turut serta, namun hanya diwakili oleh Rafli Faturrahman (21) dan Abyan Pitutur Sae (21), mengingat saat ini di Tangsel masih dalam masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3.

Pada kesempatan ini Rafli mengatakan, apa yang sudah dirinya berikan bertujuan hanya ingin membatu, karena bagi dirinya kedua pemilik warung tesebut sudah dianggapnya seperti orang tuanya sendiri.

“Jadi kan dulu setiap balik sekolah tuh sering nongkrong di warung ini, sering ngobrol-ngobrol juga sama beliau berdua ini, jadi memang sudah ada kedekatan dari semasa saya sekolah dulu, karena kan sekolah saya tidak jauh dari warung ini,” tutur Rafli.

Adapun bantuan yang diberikan kepada pemilik warung tersebut berasal dari bantuan dana yang memang dikumpulkan dari tiga angkatan, terhitung dari angkatan 2018 hingga 2021.

Lebih lanjut Rafli menjelaskan, adapun bantuan yang diberikan sebagai bentuk penghargaan dari para Alumni Sinar Cendekia Islamic School, untuk menghargai warung yang dulu pernah dijadikan tempat tongkrongan semasa sekolah, dan juga sebagai bentuk ucapan terimakasih kepada pemilik warung.

“Bantuan yang kita berikan ini, biasanya kita berikan setiap Lebaran, sekalian silahturahmi juga ke Pak Didi dan Ema” jelasnya.

Lebih jauh, sambung Rafli, ide seperti ini berawal dari angkatan yang terdahulu, dan ia mengaku hanya meneruskan saja kebaikan-kebaikan yang sudah diberikan oleh angkatan terdahulu yang menjadi kakak kelas mereka.

“Tujuan kita biar membangun dari sisi kemanusiaan, dari pribadi kita masing-masing, karena sesama manusia kita berhak buat makan, buat dapat segala macam, jadi saling membantu aja,” ujarnya.

Dalam membangun komunikasi antar sesama alumni Sinar Cendekia Islamic School, biasanya dilakukan melalui jejaring media sosial.

“Bisa lewat Line, WhatsApp, jadi kita juga punya grup, yang orang-orangnya pernah nongkrong bareng disini dulu,” ucapnya.

Kami berharap, hal seperti ini akan terus ada, dan bahkan bisa dilanjutkan oleh angkatan-angkatan setelah kami, agar nantinya hal-hal seperti ini tidak hilang. Dan juga rasa kekeluargaan nya bisa tetap terus terjalin,” ungkapnya.

Sementara itu, Didi pemilik warung sangat berterimakasih kepada alumni Sekolah Sinar Cendekia Islamic School yang sudah mau menyempatkan waktunya untuk berkunjung ke warung miliknya yang dulu pernah dijadikan tempat tongkrongan oleh para siswa Sekolah Sinar Cendekia Islamic School.

“Iyaillah, ampe pangling ini saya, udah pada gede-gede ya sekarang, dulu mah masih pada kecil-kecil banget ini. Ampe saya tepok-tepok badannya tadi pas dateng,” canda Didi dan Sainah kepada para alumni yang datang mengunjungi warung miliknya.

“Waduh!! suatu kebanggan juga ini buat saya, allhamdulillah banget mereka masih pada inget ama saya, udah lama bener soalnya kaga ketemu, ternyata masih pada ngakuin ama saya,” ungkapnya dengan rasa haru, sambil memandang wajah kedua alumni yang datang tersebut.

Diketahui memang Didi ini bekerja di sekolah Sinar Cendekia Islamic School sebagai Security. Terhitung sudah 9 tahun, sehingga kedekatannya dengan para siswa atau alumni terbilang cukup dekat dan sangat akrab.

“Saya hanya bisa memberikan doa aja buat para alumni sekolah Sinar Cendekia Islamic School, biar mereka pada sehat semua, semoga pada sukses dan selalu dilancarkan segala urusan dan rezekinya,” pungkasnya.

Mdn/Fhm